- Home
-
- Luar Negeri
-
- Rusia: Mencegah Ukraina Be...
Rusia: Mencegah Ukraina Bergabung ke NATO Tetap Jadi Tujuan Utama Invasi
Jumat, 21 Apr 2023, 08:16 WIBISTANBUL - Pemerintah Rusia pada Kamis (20/4) mengatakan bahwa mencegah Ukraina bergabung ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tetap menjadi salah satu tujuan utama "operasi militer khusus" di Ukraina, yang memasuki bulan ke-14.
"Jika tidak, itu akan menimbulkan ancaman serius dan signifikan bagi negara kami," klaim juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam pengarahan pers.
Para analis Barat mengatakan ketika Rusia melancarkan perang pada Februari 2022, Ukraina sama sekali tidak ingin bergabung dengan aliansi tersebut. September lalu, Ukraina secara resmi mengajukan keanggotaan NATO, meski tidak jelas kapan atau apakah akan diterima.
Peskov juga menyinggung kunjungan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg ke Kiev dengan mengatakan bahwa Kremlin--sebutan bagi kantor Presiden Rusia--tidak memiliki penilaian tentang prospek bergabungnya Ukraina ke NATO.
Pada Kamis pagi, Stoltenberg tiba di Kiev dalam kunjungan mendadak, kata Oleksiy Goncharenko, seorang anggota parlemen Ukraina.
Kunjungan itu adalah kunjungan pertama Stoltenberg ke Ukraina sejak perang Rusia-Ukraina dimulai Februari tahun lalu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kota Tangerang Ajak Masyarakat Edukasi Kesehatan lewat Lomba Video
-
Manchester United Segera Diperkuat Empat Pemain Senior, Bruno Fernandes Siap Kembali
-
Warga Daerah Tetap Bersemangat Melestarikan Situs
-
Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau
-
Viral Komentari Pasien BPJS Kesehatan, Nakes Diminta Jaga Etika di Media Sosial
-
Nyaris Tanpa Molor, Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen
-
Gempa Luluh Lantakkan Kolombia, Sedikitnya 111 Orang Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.