UNICEF: 67 Juta Anak Tak Mendapat Vaksin karena Pandemi Covid-19

Kamis, 20 Apr 2023, 10:17 WIB

PBB - Sekitar 67 juta anakM sebagian atau seluruhnya, melewatkan vaksin rutin secara global antara 2019 dan 2021 karena lockdown dan gangguan perawatan kesehatan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, kata PBB, Rabu (19/4).

"Lebih dari satu dekade hasil yang diperoleh dengan susah payah dalam imunisasi rutin kanak-kanak telah terkikis," menurut laporan baru badan anak-anak PBB (UNICEF). "Kembali ke jalurnya akan menjadi tantangan," lanjutnya.

Ket. Foto: Ilustrasi - Imunisasi anak. — Sumber: Unicef

Dari 67 juta anak yang vaksinasinya "sangat terganggu", 48 juta tidak mendapat vaksin rutin sama sekali, kata UNICEF. Ini menandai kekhawatiran tentang potensi wabah polio dan campak.

Cakupan vaksin di antara anak-anak menurun di 112 negara dan persentase anak-anak yang divaksinasi di seluruh dunia turun 5 poin menjadi 81 persen, angka terendah yang tidak terlihat sejak 2008. Afrika dan Asia Selatan paling terpukul.

"Yang mengkhawatirkan, kemunduran selama pandemi terjadi di akhir dekade ketika, secara umum, pertumbuhan imunisasi anak mengalami stagnasi," kata laporan itu.

Vaksin menyelamatkan 4,4 juta nyawa setiap tahun, angka yang menurut PBB dapat melonjak menjadi 5,8 juta pada 2030 jika target untuk "tidak meninggalkan siapa pun" terpenuhi.

"Vaksin telah memainkan peran yang sangat penting dalam memungkinkan lebih banyak anak untuk hidup sehat, berumur panjang," kata Brian Keeley, pemimpin redaksi laporan itu, kepada AFP. "Setiap penurunan tingkat vaksinasi sama sekali mengkhawatirkan."

Sebelum pengenalan vaksin pada 1963, campak membunuh sekitar 2,6 juta orang setiap tahun, kebanyakan anak-anak.Pada 2021, jumlah itu turun menjadi 128.000.

Namun antara 2019 dan 2021, persentase anak yang divaksinasi campak turun dari 86 persen menjadi 81 persen, dan jumlah kasus pada 2022 meningkat dua kali lipat dibandingkan 2021.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.