Waduh, Lima ABK WNI Jadi Korban Kapal Malaysia Terbakar di Perairan OPL
Rabu, 19 Apr 2023, 01:06 WIBTanjungpinang - Waduh, sebanyak 5 ABK Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban kapal berbendera Malaysia MT. Tiger Star terbakar di perairan OPL, perbatasan antara Malaysia dan Indonesia, tepatnya pada koordinat 1°40.004"UN- 104°40.000"E.
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi, mengatakan waktu kejadian pada Senin (17/4) sekitar pukul 22.00 WIB, berdasarkan laporan dari warga nelayan Indonesia, Rian.
"Laporan baru kami terima siang tadi, sekitar pukul 02.55 WIB," kata Slamet Riyadi di Tanjungpinang, Selasa.
Slamet menjelaskan kronologis kejadian berawal ketika Kapal MT. Tiger Star berbendera Malaysia berangkat dari Johor Malaysia menuju OPL, sekitar pukul 22.00 WIB pada Senin, 17 April 2023.
Kapal tiba-tiba mengalami kebakaran di kamar mesin dan anjungan. Kelima ABK WNI terpaksa terjun ke laut dan meninggalkan kapal dalam keadaan anchor dan generator hidup.
Beruntung kapal kayu nelayan Indonesia berada di sekitar kejadian dan berhasil mengevakuasi dua ABK selamat atas nama Capt. George Peter usia 55 tahun dan Anggi usia 40 tahun, serta satu ABK meninggal dunia atas nama Wilmar usia 50 tahun.
Ketiga ABK selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Kota Batam, Kepri.
Kemudian sekitar pukul 18:30 Wib, lanjut Slamet, pihaknya kembali menerima informasi bahwa satu ABK lainnya atas nama Davi usia 35 tahun, juga ditemukan dengan kondisi selamat pada koordinat 1° 32,96 N 104° 47,81 E.
Korban diselamatkan oleh Kapal GSL Christel Elisabeth dan saat ini masih berada di atas kapal itu dalam perjalanan menuju ke Malaysia.
"Satu ABK masih dalam pencarian, atas nama Iqbal usia 17 tahun," ungkap Slamet.
Slamet menambahkan berdasarkan informasi dari MRSC Johor Bahru, Leftenan Wan Rusli, Selasa, sekitar pukul 14.30 WIB bahwa Kapal MT. Tiger Star sedang anchor pada koordinat awal dan generator kapal masih menyala. Namun, tidak ditemukan siapa pun di dalam kapal tersebut serta terlihat bekas terbakar.
Basarnas Tanjungpinang berkoordinasi dengan MRSC Johor, BCC, Lanal Batam, Ditpolair Polda Kepri, dan VTS Batam untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan atas insiden kapal terbakar di perairan OPL tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ratusan Warga Karawang Tuntut Penutupan Permanen THM Lokasi Pesta Gay
-
IMF, Bank Dunia, IEA Peringatkan akan Terjadi Kelangkaan Bahan Bakar pada Musim Panas Ini
-
LNG Abadi Masela Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Energi di Indonesia Timur
-
Ini Rahasia Ketangguhan ThinkPad untuk Era Kerja Digital dan AI
-
Harga Komoditas Fluktuatif! Kemandirian Daerah Dipertaruhkan Jika Terus Bergantung DBH Komoditas
-
Peluang Bisnis Jasa Persewaan Kapal Laut: Keuntungan Rp118 Miliar per Pelayaran
-
Album “Arirang” BTS Kembali Masuk 10 Besar Billboard 200
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.