Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Lebaran, 3 Juta Kendaraan Tinggalkan Kuala Lumpur

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Lebaran, 3 Juta Kendaraan Tinggalkan Kuala Lumpur Doc: ANTARA/REUTERS/Hasnoor Hussain
Ket. Sebuah kendaraan yang rusak berhenti di bahu jalan tol saat arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H di Gombak, Selangor, Malaysia, Jumat (29/4/2022).

KUALA LUMPUR - Perusahaan operator jalan raya di Malaysia memperkirakan tiga juta kendaraan akan meninggalkan wilayah pusat kota di Kuala Lumpur menuju Pantai Timur Semenanjung Malaysia menjelang Lebaran 2023.

Operator jalan raya Kuala Lumpur-Karak (KLK) dan Pantai Timur Fase 1 (LPT1) ANIH Berhad dalam keterangan tertulisnya yang dikeluarkan di Kuala Lumpur, Sabtu (15/4), menyebutkan telah menerbitkan saran rencana perjalanan (TTA) mulai dari 19 April sampai dengan 1 Mei, mengingat libur Idul Fitri kali ini dilanjutkan dengan libur sekolah dari Hari Buruh.

ANIH Berhad memperkirakan kondisi lalu lintas pada arus mudik ke Pantai Timur, yakni Negeri Kelantan, Terengganu dan Pahang, akan mengalami peningkatan mulai dari 19 hingga 21 April 2023.

Sedangkan kepadatan arus balik menuju Kuala Lumpur diperkirakan mulai terjadi pada 24 dan 30 April, hingga 1 Mei 2023.

Menurut Senior General Manager ANIH Berhad Radzimah Mohd Radzi, pengguna jalan raya sudah pasti akan mengambil kesempatan libur panjang kali ini meluangkan waktu lebih lama bersama keluarga di kampung dan mengunjungi teman.

"Kami berharap para pengguna jalan raya merencanakan perjalanannya pada musim perayaan dan liburan ini, mengingat arus lalu lintas yang diharapkan selama musim perayaan menjadi lebih dari 3 juta kendaraan di KLK dan LPT1. Kami akan membagikan TTA di Plaza Tol Gombak, Karak dan Bentong pada 16 April, selain mengunggah di halaman media sosial ANIH BERHAD sebagai referensi bagi pengguna jalan raya," ujar dia.

Upaya mengurangi kemacetan pada libur perayaan Idul Fitri akan dilakukan, termasuk dengan menambah hingga 30 persen staf pendukung di plaza tol.

Selain itu, ia mengatakan akan menempatkan lebih dari 140 anggota Departemen Sukarelawan Malaysia (RELA) di beberapa kawasan strategis di sepanjang jalan raya, di samping meningkatkan jumlah tim patroli LPT dan lalu lintas sebanyak 20 persen dan memperbanyak tim patroli untuk memastikan kelancaran lalu lintas sepanjang periode tersebut

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.