Pemudik Motor Diimbau Tidak Bawa Anak
Sabtu, 15 Apr 2023, 01:10 WIBJAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, mengimbau masyarakat yang mudik mengendarai motor agar tidak membawa anak. Hal ini untuk mengurangi risiko kecelakaan.
"Saya juga mengimbau agar tidak membawa anak-anak yang masih bayi atau balita ketika menjalani mudik dalam perjalanan jauh menggunakan sepeda motor karena dikhawatirkan dapat melelahkan dan berisiko bagi kesehatan anak-anak kita," ujar Bintang, dalam Joint Press Release, di Jakarta, Jumat (14/4).
Diamengatakan keamanan dan keselamatan selama perjalanan mudik, masyarakat harus lebih selektif dalam memilih kendaraan yang aman dan nyaman. Orang tua diharapkan dapat memanfaatkan transportasi mudik gratis yang difasilitasi oleh kementerian/lembaga, perusahaan atau lembaga swasta.
Bintangmenambahkan, membawa serta anak dalam perjalanan mudik merupakan tantangan tersendiri sebab anak tidak nyaman dengan perjalanan yang panjang. Dia mengimbaukepada seluruh lapisan masyarakat, terutama perempuan dan anak untuk dapat mempersiapkan kebutuhan spesifik selama mudik.
"Untuk itu, perlu diciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tentunya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama mudik berlangsung," jelasnya.
Kesiapan Fasilitas
Bintang berpesan kepada para penyedia jasa transportasi umum untuk menyiapkan transportasi yang akan digunakan mudik masyarakat harus layak menempuh perjalanan jauh, nyaman, dan aman. Fasilitas harus disiapkan seperti ruang laktasi, lampu yang memadai, dan tempat duduk yang meminimalisasi kemungkinan terjadinya pelecehan seksual.
Diamengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dirinya dan anaknya agar terhindar dari modus-modus kejahatan, kekerasan, khususnya kekerasan seksual, penculikan, dan lainnya. Ajarkan anak-anak agar berhati-hati dengan tawaran makanan, minuman atau mainan dari orang yang tidak dikenal.
"Jangan pernah melepaskan pengawasan terhadap anak-anak kita.Selain itu, alangkah baiknya jika membekali anak dengan tanda pengenal di kantong celana atau bajunya untuk mengantisipasi anak terpisah dari ayah dan ibu di tempat keramaian," tandasnya.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi yang cepat, mudah diakses, aman, nyaman dan terjangkau, termasuk dalam masa mudik lebaran. Hal tersebut juga berlaku bagi kelompok rentan yakni kelompok disabilitas, lanjut usia, anak-anak dan ibu hamil.
"Kami terus mendorong seluruh operator sarana dan prasarana transportasi untuk menyediakan fasilitas dan petugas yang responsif dalam memberikan pelayanan terhadap kelompok rentan di masa mudik lebaran tahun ini," katanya.
Redaktur: andes
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Wamendagri Dorong Nusa Penida Jadi “Green Island” Terintegrasi
-
Wujudkan Kualitas Ruang Hidup yang Lebih Baik, Lixil Fasilitasi Kolaborasi Lintas Sektor
-
Maraton HKSN di Borobudur Dukung Pemulihan Korban Bencana Sumatera
-
Pengamat: Penertiban Kendaraan ODOL Perlu Pendekatan Adil
-
ITZY Umumkan Tur Dunia 2026
-
Atasi Masalah Sampah, Menteri LH dan Mendikdasmen Teken Kerja Sama
-
RUPSLB GoTo Tetapkan CEO Baru, Patrick Walujo Mundur Usai Dongkrak Kinerja Perusahaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.