Presiden: Siapkan Berbagai Skenario untuk Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas

Rabu, 12 Apr 2023, 00:03 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pada jajaran menteri dan Kepala Daerah agar mewaspadai lonjakan jumlah pemudik dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah. Pada tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 123,8 juta orang atau meningkat 38 juta orang dibanding tahun 2022 lalu ssebanyak 86 juta pemudik.

Presiden pun mengimbau agar semua jalan tol yang konstruksinya sudah selesai agar dibuka untuk mudik Lebaran 2023. Jokowi juga wanti-wanti agar semua pihak yang terlibat menyiapkan berbagai skenario supaya kejadian Brexit beberapa tahun silam tidak terulang.

Ket. Foto: PRESIDEN JOKOWI MENINJAU PELABUHAN MERAK JELANG MUDIK LEBARAN I Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah menteri dan Panglima TNI Yudo Margono meninjau kondisi Pelabuhan Merak jelang mudik Lebaran pada Selasa (11/4).Ada sejumlah catatan dari arus mudik sebelumnya yang harus diperbaiki pada arus mudik tahun 2023 ini. Presiden Jokowi berharap arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya. — Sumber: BPMI SETPRES/LAILY RACHEV

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi kesiapan mudik Lebaran 2023 di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (11.4) mengingatkan setiap pemangku kepentingan untuk mempersiapkan skenario guna mengantisipasi masalah-masalah yang muncul di lapangan saat arus mudik dan balik Lebaran 2023.

"Jangan sampai kerja keras kita menjadi tidak berarti hanya karena tidak punya skenario untuk mengantisipasi persoalan-persoalan di lapangan. Sekali lagi, tolong perhatikan betul kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di lapangan," kata Moeldoko.

Langkah-langkah antisipatif itu jelasnya seperti skenario untuk menjaga ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalan tol jika terjadi kemacetan, mengantisipasi keberadaan pasar tumpah, serta mencegah terjadinya antrean kendaraan di SPBU dan tempat peristirahatan jalan tol.

Dia optimis pelayanan dan fasilitas arus mudik dan balik pada Lebaran pada 2023 akan lebih baik karena kesiapan seluruh kementerian/lembaga non-kementerian dan badan usaha pelaksana teknis penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran yang terus meningkat dan optimal dari tahun ke tahun.

"Peningkatan pelayanan mudik selalu berorientasi pada hasil evaluasi sebelumnya. Itu yang membuat kinerja kita akan semakin baik," kata Moeldoko.

Operasikan Semua Lajur

Pakar transportasi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Putu Rudy Setiawan yang diminta pendapatnya mengatakan kinerja jalan tol diperkirakan akan menurun drastis saat arus mudik dan balik tumpah ke jalan, namun tragedi Brexit diperkirakan tidak akan terulang karena Tol Trans Jawa sudah beroperasi penuh.

Untuk menghindari kemacetan di pintu gerbang tol, pengelola diharapkan mengoperasikan semua lajur atau loket di pintu gerbang.

"Masalah yang akan timbul justru volume traffic di toll meningkat, kapasitas tidak berubah. Selain kinerja jalan turun, queuing (antrean) di toll gate diprediksi akan menimbulkan kemacetan panjang. Maka disarankan operasikan semua pintu di toll gate. Kemudian turunkan personel untuk membantu mempercepat proses pembayaran," kata Rudy.

Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan bahwa pemintaaan Presiden Joko Widodo agar tragedi Brexit (Brebes Exit) pada 2016 lalu tak akan kembali terjadi pada arus mudik tahun ini merupakan perhatian yang sungguh-sungguh dari orang nomor wahid di negeri ini agar perjalanan masyarakat yang ingin merayakan hari kemenangan di kampung halaman berjalan aman dan lancar.

"Saya melihat jika tahun ini koordinasi sudah lebih baik jika dibandingan dengan tahun 2016 lalu. Pada 2016, tol belum terhubung dan belum ada koordinasi rekayasa lalu lintas secara nasional. Untuk pengaturannya diserahkan ke masing-masing Dirlantas Polda. Sedangkan pada tahun ini tol Trans Jawa sudah terhubung dan penanganan rekayasa lalu lintas dikendalikan pusat (Korlantas)," katanya.

Dia juga berharap kepolisian memperhatikan ada jalan arteri yang terhubung dan tidak hanya fokus ke jalan tol. "Jadi pihak kepolisian harus memberi akses sesegera mungkin ke arah gerbang tol keluar jika tol diperkirakan tidak mampu menampung jumlah kendaraan.

Selain itu, perlu mengoptimalkan rest aera yang ada dengan mengatur keluar masuk kendaraan, lahan parkir untuk istirahat juga diperhatikan agar lebih banyak, toilet dan fasilitas pendukungnya disiapkan dengan baik sehingga pengemudi fit kembali saat melanjutkan perjalanan.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Mohammad Zaki Alatas, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.