Vaksin untuk Kanker dan Penyakit Jantung Akan Diluncurkan pada 2030

Senin, 10 Apr 2023, 00:00 WIB

CAMBRIDGE - Perusahaan farmasi terkemuka Amerika Serikat, Moderna, baru-baru ini mengatakan vaksin untuk melawan kanker serta penyakit kardiovaskular dan autoimun dapat siap pada tahun 2030, berpotensi menyelamatkan jutaan nyawa.

Dikutip dari The Straits Times, Kepala Petugas Medis Moderna, Paul Burton, yakin perusahaan akan dapat menyediakan vaksin untuk "semua jenis penyakit" dalam waktu lima tahun.

Ket. Foto: Moderna sedang mengembangkan vaksin kanker yang menargetkan berbagai jenis tumor. — Sumber: ISTIMEWA

Burton mengatakan kepada surat kabar Inggris, The Guardian, penelitian tentang vaksin tersebut telah menjanjikan hasil yang "luar biasa", menambahkan perusahaannya sedang mengembangkan vaksin kanker yang menargetkan berbagai jenis tumor.

"Kami akan memiliki vaksin itu dan akan sangat efektif. Itu akan menyelamatkan ratusan ribu, bahkan jutaan nyawa. Saya pikir kami akan dapat menawarkan vaksin kanker yang dipersonalisasi untuk melawan berbagai jenis tumor kepada orang-orang di seluruh dunia," katanya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) penyakit kardiovaskular dan kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Diperkirakan 17,9 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular pada 2019, sementara kanker menyumbang hampir 10 juta kematian pada 2020, atau hampir satu dari enam kematian.

Burton menyebutkan beberapa gangguan infeksi pernafasan dapat diatasi dengan satu dosis vaksin baru itu. Ini akan memungkinkan orang-orang yang rentan terlindungi dari Covid-19, flu, dan virus pernapasan syncytial, virus yang menyebabkan gejala ringan seperti pilek.

Untuk Penyakit Langka

Sementara itu, Burton mengatakan terapi messenger ribonucleic acid (mRNA) dapat tersedia untuk penyakit langka yang saat ini belum ada obatnya.

"Saya pikir kami akan memiliki terapi berbasis mRNA untuk penyakit langka yang sebelumnya tidak dapat disembuhkan. Saya pikir 10 tahun dari sekarang, kami akan mendekati dunia di mana Anda benar-benar dapat mengidentifikasi penyebab genetik suatu penyakit dan, dengan relatif sederhana, pergi dan edit itu dan perbaiki menggunakan teknologi berbasis mRNA," ujarnya.

Vaksin berdasarkan mRNA mengajarkan sel untuk membuat protein guna memicu respons imun.

Moderna dan Pfizer-BioNTech adalah perusahaan farmasi pertama yang menggunakan teknologi mRNA untuk membuat vaksin Covid-19.

Burton mengaitkan kemajuan vaksin dengan kemajuan di bidang mRNA, dengan beberapa ahli mengatakan kemajuan selama 15 tahun sekarang berada dalam tahap akhir karena peluncuran vaksin Covid-19 yang cepat.

"Saya pikir apa yang telah kita pelajari dalam beberapa bulan terakhir adalah jika Anda pernah berpikir bahwa mRNA hanya untuk penyakit menular, atau hanya untuk Covid-19, buktinya sekarang sama sekali tidak demikian," ujar dia.

"Itu bisa diterapkan pada semua jenis area penyakit; kita berada dalam kanker, penyakit menular, penyakit kardiovaskular, penyakit autoimun, penyakit langka. Kami memiliki studi di semua bidang itu, dan semuanya menunjukkan harapan yang luar biasa," katanya.

Pada Desember 2022, Moderna dan perusahaan farmasi MSD mengumumkan vaksin kanker mRNA yang mereka kembangkan bersama mengurangi kekambuhan atau kematian kanker pada pasien melanoma sebesar 44 persen dalam uji klinis fase dua.

Para ilmuwan mengatakan investasi tingkat tinggi diperlukan untuk mempertahankan kemajuan.

Direktur Grup Vaksin Oxford dan Ketua Komite Bersama Inggris untuk Vaksinasi dan Imunisasi, Andrew Pollard, mengatakan penting untuk tidak melupakan ancaman pandemi baru.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.