Guna Tingkatkan Daya Beli Warga, Pemkot Malang Gelar Pasar Murah Ramadhan
Senin, 10 Apr 2023, 15:14 WIBMALANG - Pemerintah Kota Malang menggelar Pasar Murah Ramadhan untuk warga Kota Malang, Jawa Timur, guna meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi pada kota terbesar kedua di Jawa Timur tersebut.
Wali Kota Malang Sutiaji di Kota Malang, Senin mengatakan bahwa Pasar Murah Ramadhan tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Malang untuk memenuhi kebutuhan pokok penting masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah dan menjaga tingkat inflasi.
"Ini bentuk bagaimana daya beli masyarakat bisa terkendali dengan baik, menjaga stabilitas inflasi," kata Sutiaji.
Sutiaji menjelaskan, pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan tersebut juga bertujuan untuk memastikan kebutuhan pokok penting masyarakat setempat terpenuhi dengan ketersediaan yang mencukupi.
"Tidak usah ada takut, karena sembako masih terpenuhi dengan baik, ketersediaan masih cukup. Ini mudah-mudahan meringankan beban saudara-saudara kita," ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat Kota Malang menyambut Pasar Murah Ramadhan yang digelar di Halaman Gedung Kartini, Kota Malang tersebut. Sejumlah komoditas yang dijual di Pasar Murah Ramadhan tersebut telah mendapatkan subsidi.
"Subsidinya bermacam-macam, bervariasi mulai Rp5.000 sampai Rp10.000, kecuali untuk produk panci, karena hanya dijual Rp10.000 per buah," katanya.
Pasar Murah Ramadhan melibatkan 47 stand, seperti dari seperti Bank Indonesia, Otorias Jasa Keuangan, Bank Jatim, perusahaan swasta, PKK Kota Malang, Dispangtan Kota Malang, dan Disporapar Kota Malang untuk stand ekonomi kreatif dan UMKM.
Komoditi yang dijual pada Pasar Murah Ramadhan tersebut antara lain beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng berbagai merek, telur, daging ayam, daging sapi, tepung terigu, sayur, buah, serta produk-produk UMKM se-Kota Malang.
Dalam kesempatan itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang menyatakan bahwa kegiatan Pasar Murah Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota Malang tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan tingkat inflasi.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan bahwa Pasar Murah Ramadhan merupakan upaya untuk memenuhi bahan kebutuhan pokok masyarakat khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.
"Kegiatan Pasar Murah Ramadhan ini untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, dan memenuhi kebutuhan masyarakat, jelang Idul Fitri, termasuk meningkatkan daya beli masyarakat di masa pemulihan pandemi COVID-19," katanya.
- Jawa Timur
- sembako
- kebutuhan pokok
- Kuliner Malang
- Pasar Murah
- Bulan Ramadan
- Malang
- Kota Malang
- Wali Kota Malang
- Daya Beli Masyarakat
- Pemkot Malang
- Sutiaji
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemotongan Gaji Menteri 25 Persen? Pemerintah Sebut Masih Sekadar Wacana
-
Ringankan Beban Peternak Layer, Bapanas Pastikan Stok SPHP Jagung di Jatim Aman
-
Bapanas Kawal Kesepakatan Serap Telur Peternak Jatim, SPPG Gunakan Menu Telur Minimal 3 Kali Sepekan
-
Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
-
Belum Juga Dirilis, Tiket IMAX "Dune: Part Three" Sudah Ludes Terjual
-
Mendagri Apresiasi Kementerian PKP Pada Program Bedah 21 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Papua
-
Baznas Salurkan Bantuan Makanan untuk Penyintas Gempa di Flores Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.