Mendag G7 Tegaskan Kontrol Ekspor untuk Atasi Keamanan Global

Kamis, 06 Apr 2023, 00:00 WIB

TOKYO - Para menteri perdagangan negara-negara Kelompok Tujuh (G7) mengadakan pertemuan pertama mereka tahun ini melalui telekonferensi pada Selasa (4/4) untuk membahas kontrol ekspor dan keamanan ekonomi untuk mengatasi kegiatan yang mengancam keamanan global.

"Kami menegaskan kembali bahwa kontrol ekspor adalah alat kebijakan mendasar untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pengalihan teknologi penting untuk aplikasi militer serta untuk kegiatan lain yang mengancam keamanan global, regional, dan nasional," demikian pernyataan yang dirilis setelah pertemuan tersebut.

Ket. Foto: Seorang petugas menyesuaikan bendera selama KTT G7 di Gedung Dewan Eropa, Brussel, beberapa waktu lalu. — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, pertemuan tersebut berlangsung beberapa hari setelah Jepang mengatakan akan membatasi ekspor peralatan manufaktur semikonduktor tertentu, menyelaraskan kontrol perdagangannya dengan pembatasan teknologi pembuatan cip Amerika Serikat (AS), yang bertujuan memperlambat kemajuan teknologi dan militer Tiongkok.

Ketahanan Rantai Pasokan

Negara-negara G7 mengatakan mereka akan memperluas jangkauan mereka ke mitra non-G7 untuk meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan menyuarakan keprihatinan atas pemaksaan ekonomi "yang mengganggu pilihan yang sah dari pemerintah lain", tanpa menyebutkan nama negara tertentu.

Para menteri perdagangan G7, yang terdiri dari AS, Jepang, Jerman, Inggris, Prancis, Italia, dan Kanada, akan bertemu di Jepang pada Oktober, demikian dikutip dari Reuters.

Jepang yang memegang kepresidenan bergilir G7 tahun ini, telah bergabung dengan upaya yang dipimpin AS untuk menghalangi kemampuan Tiongkok mengembangkan semikonduktor kelas atas, yang dapat digunakan untuk modernisasi militer dan pelatihan kecerdasan buatan.

"Kami terus bekerja dengan negara-negara lain dalam memperkuat kontrol ekspor yang efektif dan bertanggung jawab dengan cara yang sejalan dengan perkembangan teknologi yang pesat," kata pernyataan itu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.