Hotel Borobudur Jakarta Masih Gelar Pasar Murah Artha Graha Peduli di 2026

Kamis, 08 Jan 2026, 17:35 WIB

JAKARTA - Artha Graha Peduli kembali melanjutkan Program Pasar Murah pada 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di Jakarta Pusat, program ini dijalankan bersama Hotel Borobudur Jakarta sebagai bagian dari peran aktif unit usaha Artha Graha Network.

Pasar Murah Artha Graha Peduli 2026 merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan sejak 11 Desember 2025. Program ini ditargetkan menjangkau hingga 800 titik di berbagai wilayah Indonesia, terutama di sekitar unit usaha Artha Graha Group.

Ket. Foto: Artha Graha Peduli kembali melanjutkan Program Pasar Murah pada 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. — Sumber: Istimewa

Di wilayah Jakarta Pusat, Hotel Borobudur Jakarta secara konsisten menyasar masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan hotel. Kehadiran pasar murah ini diharapkan memberikan manfaat langsung di tengah tren kenaikan harga kebutuhan pokok.

Program ini hadir sebagai respons atas tekanan daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah dan rentan. Paket sembako berkualitas disediakan dengan harga terjangkau untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.

"Melalui Pasar Murah Artha Graha Peduli, kami ingin kehadiran Hotel Borobudur Jakarta dirasakan sebagai bagian dari lingkungan sosial, bukan sekadar pelaku usaha," ujar Shabrina Pratiwi Maheswari.

20260108173307_1000244530.jpg

Berbeda dengan pasar konvensional, Pasar Murah Artha Graha Peduli dijalankan dengan pendekatan langsung ke masyarakat. Tim pelaksana turun ke lingkungan warga dan mendistribusikan paket sembako secara door to door agar tepat sasaran.

Selain memberi manfaat langsung, program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Pasar murah dinilai mampu membantu menahan laju inflasi di tingkat lokal.

"Dengan memperpendek rantai distribusi dan menghadirkan harga yang lebih terjangkau, program ini bisa memberi efek penyeimbang harga di lingkungan sekitar," ujar Dwikomey Harto. 

Ia menilai keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Keberlanjutan Pasar Murah Artha Graha Peduli di 2026 menegaskan bahwa program ini bukan kegiatan seremonial. Inisiatif ini diposisikan sebagai gerakan sosial berkelanjutan yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar.

Artha Graha Peduli dan Hotel Borobudur Jakarta berharap program ini terus memperkuat solidaritas sosial. Dunia usaha didorong untuk hadir lebih aktif dalam menjaga akses pangan dan daya beli masyarakat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.