Dari Sangkan Paraning Dumadi ke Jalma Manungsa, Pendidikan Khas Kejogjaan Siap Diterapkan Juni-Juli di Seluruh Jenjang Pendidikan

Selasa, 04 Apr 2023, 02:53 WIB

YOGYAKARTA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mendukung Pendidikan Khas Kejogjaan yang akan diimplementasikan di seluruh jenjang pendidikan di DIY.Pendidikan Khas Kejogjaan ini merupakan inisiasi Dewan Pendidikan DIY bersama Dinas Pendidikan Pemuda & Olah Raga (Disdikpora) DIY.

Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengungkapkan hal tersebut saat ditemui usai mendampingi Sri Sultan dalam pertemuan bersama Dewan Pendidikan DIY pada Senin (03/04) di Dalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.Pada pertemuan tersebut, Dewan Pendidikan DIY memaparkangrand designterkait Pendidikan Khas Kejogjaan ini kepada Sri Sultan.

Ket. Foto: Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya — Sumber: Antara

"Pendidikan Khas Kejogjaan ini yang disiapkan oleh teman-teman Dewan Pendidikan bersama Dinas Dikpora itu sudah pada tahap akhir sehingga nanti kita harapkan bisa kita gunakan untuk penguatan dalam proses pendidikan di DIY.Bentuknya sebenarnya itu penguatan nilai-nilai kekhasan Jogja ya," ujar Didik.

Didik mengatakan, terkait penerapan Pendidikan Khas Kejogjaan ini, beberapa sekolah akan dipilih untuk menjadipilot project.Terutama bagi sekolah yang lebih dahulu telah menerapkan pendidikan berbasis budaya.

"Pendidikan khas (kejogjaan) itu kita kan memilih untuk beberapa sekolah terlebih dahulu sebagaiproyek percontohan.Sekarang beberapa sekolah kan sudah jalan ini menerapkan pendidikan berbasis budaya, nah itu tinggal kemudian diwarnai dengan pendidikan khas tadi," kata Didik.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa menuturkan, Pendidikan Khas Kejogjaan bukan merupakan mata pelajaran baru melainkan pendidikan yang terintegrasi dengan mata pelajaran terkait.

Secara umum, konsep-konsep yang tertuang dalam Pendidikan Khas Kejogjaan merupakan bagian dari implementasi orasi ilmiah yang disampaikan Gubernur DIY pada tahun 2019 lalu, ketika menerima anugerah penghargaan Doktor Honoris Causa (Dr. Hc.)bidangManajemen Pendidikan Karater Berbasis Budaya dari UNY.

Rencananya, penerapan Pendidikan Khas Kejogjaan ini akan diuji coba pada Juni dan Juli mendatang dan diharapkan sudah bisa diterapkan pada Januari 2024 di seluruh jenjang pendidikan di DIY, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.Terintegrasi dengan mata pelajaran terkait, sebagai tahap awal, Pendidikan Khas Kejogjaan ini akan diintegrasikan dengan mata pelajaran bahasa Jawa dan seni budaya.

"Misalnya ya,sangkan paraning dumadiini kan filosofi Jogja ya.Bagaimana asal usul manusia, manusia akan kemana, itu bisa terkait dengan agama.Kemudian sejarah Jogja terkait dengan pelajaran sejarah.Lalu tata krama,unggah-ungguhterkait dengan mata pelajaran bahasa jawa," jelas Sutrisna.

Diutarakan Sutrisna, secara sederhana, implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan itu sendiri diarahkan untuk mewujudkanjalmo kang utomo(manusia yang utama).Mewujudkan manusia yang pintar, cerdas, menguasai iptek namun juga tetap memiliki sopan santun.

"Mewujudkan bagaimana anak-anak kita itu memiliki kemampuan iptek yang tinggi, cerdas gitu ya.Sekaligus memiliki sopan santun yang baik.Konteks yang kita bawa adalah konteks budaya Jogja.Jadi bagaimana budaya Jogja itu mewarnai soft skill, mewarnai sopan santun anak-anak kita," terang Sutrisna.

Sutrisna pun mengatakan, Sri Sultan berpesan agar Pendidikan Khas Kejogjaan ini tidak hanya menerapkan sekolah saja.Masyarakat juga diharapkan dapat mengikuti penerapan Pendidikan Khas Kejogjaan tersebut.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.