Bappenda Lombok Tengah perkirakan Pajak Hiburan WSBK 2023 turun

Selasa, 04 Apr 2023, 16:10 WIB

Praya, Lombok Tengah - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memperkirakan Pajak Hiburan dari ajang World Superbike (WSBK) yang telah digelar di Sirkuit Mandalika, 3-5 Maret 2023 dibanding tahun sebelumnya meskipun jumlah penonton mencapai 59 ribu.

"Jumlah penerimaanPajak HiburanWSBK 2023 kami belum tahu, kemungkinan menurun," kata Kepala Bappenda Lombok Tengah, Jalaludin di Praya, Selasa.

Ia mengatakan Pajak Hiburan dari ajang WSBK itu terus mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Pajak Hiburan WSBK sebelumnya, dimana padaWSBK 2021 Rp2,4 miliar dengan jumlah penonton 30 ribu dan pada WSBK 2022 turun menjadi Rp900 juta dengan jumlah penonton 45 ribu.

"Artinya meskipun jumlah penonton mencapai 59 ribu, tapi tiket yang terjual lebih banyak diskon, sehingga turun," katanya.

Ia mengatakan pihak MGPA selaku penyelenggara ajang balapan telah datang dan berjanji akan membayar Pajak Hiburan WSBK 2023 itu sebelum 15 April 2023. Sedangkan untuk jumlah tiket yang terjual belum ada angka pastinya.

"Kami tunggu saja berapa yang diberikan," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tidak berani memasang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak pada ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, pada 3-5 Maret 2023.

"Kami tidak berani pasang target, pengalaman seperti WSBK 2022 hasilnya jauh dari target yang ditetapkan," kata Jalaludin.

Ia mengatakan, dalam penyelenggaraan ajang balap motor tidak bisa dilihat dari satu sisi yakni Pajak Hiburan, namun dampak positif yang ditimbulkan di semua sektor seperti peningkatan di Pajak Hotel dan Restoran.

Selain itu, ajang tersebut bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan mendukung pertumbuhan UMKM di Lombok Tengah.

"Kami juga harus berfikir jangan lihat dari Pajak Hiburan saja, tapi dampak positifnya ke sektor lain juga cukup tinggi," katanya.

Ia mengatakan, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dilakukan dalam jangka panjang, sehingga dana yang dialokasikan pemerintah pusat cukup besar untuk meningkatkan nilai investasi di Lombok Tengah.

"Kawasan ini harus kita jaga dan mendukung semua ajang yang dilaksanakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.