- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jangkauan Rudal Jelajah Hi...
Jangkauan Rudal Jelajah Hipersonik AS akan Melampaui Milik Rusia dan Tiongkok
Jumat, 31 Mar 2023, 09:17 WIBWASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) belum lama ini dilaporkan sedang mengembangkan dua proyek rudal hipersonik, untuk Angkatan Udara dan Angkatan Laut negara itu
Pada pertengahan Maret, setelah rilis rancangan anggaran Tahun Fiskal (TA) 2024, terungkap bahwa Angkatan Udara meminta 384 juta dolar AS untuk melanjutkan pengembangan senjata Rudal Jelajah Serangan Hipersonik (Hypersonic Attack Cruise Missile/HACM).
Sekretaris Angkatan Udara AS, Frank Kendall menyebutkan, proyek HACM cukup berhasil. Angkatan Udara AS telah memutuskan peran konsep tersebut.
"Kekuatan senjata ini adalah bahwa itu akan kompatibel dengan lebih banyak pesawat dan memberikan lebih banyak kemampuan tempur." Dalam dalam hal jangkauan peluncuran, HACM dapat melampaui hipersonik yang sedang dikerjakan Tiongkok dan Rusia," tegasnya
Program HACM didasarkan pada Hypersonic Air-breathing Weapon Concept (HAWC). Rudal hipersonik HAWC telah diuji dengan pesawat B-52 Stratofortress. Sebelumnya, sebuah jet tempur F/A-18 Hornet terlibat dalam pengujian tersebut.
Dilansir oleh Ga Gadget, dokumen anggaran menunjukkan bahwa Angkatan Udara AS akan terus mengembangkan proyek tersebut setidaknya selama lima tahun.
Tahun Fiskal (TA) 2025 hingga Tahun Fiskal (TA) 2028, 1,5 miliar dolar AS akan dialokasikan untuk pengembangan rudal hipersonik, yang berarti pendanaan selama 5 tahun akan menjadi hampir 2 miliar Tahun Fiskal (TA) .
- TNI
- Tiongkok
- Rusia
- rudal
- Amerika Serikat (AS)
- TNI AU
- Amerika Serikat
- Angkatan Udara
- Sistem Serangan Hipersonik
- Pentagon
- TNI Angkatan Udara
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
RI Bidik Minyak Rusia—Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
-
Mengenal Sistem Peluru Kendali S-500 Prometey aka Samoderzhets
-
AS akan Menarik 5.000 Tentaranya dari Jerman
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Korea Utara Uji Rudal Jelajah Baru
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.