Jepang Meluncurkan Kapal Selam Bertenaga Baterai Lithium-ion Pertama di Dunia, Senjata Andalan untuk Menghadapi Tiongkok

Selasa, 28 Mar 2023, 06:13 WIB

TOKYO - Hakugei atau "Paus Putih, itulah nama kapal selam terbaru milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang. Dengan haluan terbungkus lambang matahari terbit, pekan lalu Kawasaki Heavy Industries menyerahkan kapal berbobot 3 ribu ton itu kepada Kementrian Pertahanan Jepang.

Hakugei bukan alutsista sembarangan.
Proyek senilai 5,4 miliar dolar AS ini akan menjadi pengubah permainan, terutama di kawasan yang melihat potensi ancaman dari Tiongkok dan Korea Utara.

Ket. Foto: Keuntungan dari sistem propulsi hybrid diesel-listrik adalah kapal dapat bergerak lebih cepat, hampir tanpa suara, dan memiliki jejak panas yang minimal. — Sumber: Istimewa

Dilansir oleh Nikkei Asia, dengan kemampuan membawa 30 rudal, itu ditenagai baterai lithium-ion, memungkinkan kapal kelas Taigei tersebut bertahan di bawah air lebih lama, dan paling penting, lebih senyap.

Bekerja persis seperti kendaraan hybrid, baterai mengisi sistem saat beroperasi dengan diesel. Setelah kapal selam berada di air yang dalam, mode operasi dialihkan ke daya baterai.

"Dengan baterai, mesin kapal selam ini tidak mengeluarkan suara apapun. Sedangkan kapal selam bertenaga nuklir tidak bisa mematikan reaktornya," bunyi laporan Nikkei.

Selain bergerak hampir tanpa suara dan memiliki jejak panas yang minimal, keuntungan dari sistem propulsi ini adalah dorongan energi memungkinkan Hakugei berakselerasi dengan cepat, dianggap sebagai lompatan dari sistem Air Independent Propulsion (AIP).

Perubahan Jepang

Tantangan dari Tiongkok telah memaksa negara yang damai ini untuk berubah.
Pertama, Jepang mengubah kebijakan pertahanan nasionalnya dan kini mengubah armada kapal selamnya.

Menurut laporan oleh Asia Nikkei, Jepang telah lama secara diam-diam meningkatkan kemampuan kapal selamnya, memasukkan beberapa kapal selam semacam itu ke dalam armadanya yang cukup berbahaya.

Dipadukan dengan kapal selam konvensional, kini Jepang selangkah lebih maju dari Tiongkok dalam hal kapal selam.
Menurut para ahli Amerika Serikat, armada kapal selam yang kuat ini akan mampu mempertahankan Laut Tiongkok Timur dalam kemungkinan krisis Taiwan.

"Juga, jika Tiongkok melakukan tindakan apa pun di Samudera Pasifik, itu akan mendapat balasan yang setimpal. Kapal selam baru Jepang akan dapat mencegah kapal Tiongkok berpatroli di mana pun di laut. Karena alasan yang satu ini, kini pasukan Jepang terbukti lebih bisa membantu pasukan Amerika," kata laporan itu.

Saat ini, Jepang memiliki empat kapal selam. Dari jumlah tersebut, dua dari kategori Taigi dan dua dari kelas Sorsu. Mesin kapal selam ini menggunakan baterai Lithium Ion. Menurut penyedia baterai yang berbasis di Kyoto GS Yuasa, baterai lithium-ion mengisi ulang lebih cepat daripada baterai timbal-asam.

"Mereka juga memiliki tingkat debit yang lebih tinggi dan kapasitas energi yang lebih tinggi. Juga, baterai ini dapat tinggal di air untuk waktu yang lama," ujarnya.

Kapal selam baru Jepang ini juga menjadi penting karena Beijing juga mengincar kapal selam dengan baterai lithium-ion. Pada tahun 2030, Tokyo berharap telah memiliki 12 kapal selam jenis ini.

Hakugei akan bergabung dengan Pangkalan Angkatan Laut Kure Pasukan Bela Diri Maritim di Hiroshima. Kapal selam ini akan menggantikan kapal selam kelas Oyashio yang dipensiunkan setelah 25 tahun masa operasi.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.