Aksi Mogok Kerja Nasional Sebabkan Transportasi di Jerman Lumpuh

Senin, 27 Mar 2023, 17:18 WIB

BERLIN - Aksi mogok kerja nasional yang diselenggarakan oleh beberapa serikat pekerja sektor transportasi, dimulai pada Senin (27/3) tengah malam di seluruh Jerman, dan persiapannya telah menyebabkan gangguan perjalanan besar selama akhir pekan di negara tersebut.

Pada Senin, hampir semua pesawat udara, kereta, dan bus tidak beroperasi. Sementara peningkatan lalu lintas dan keterlambatan pada jaringan jalan juga diantisipasi akan terjadi.

Ket. Foto: — Sumber: DW/dpa/picture alliance/Angelika Warmuth

Serikat pekerja sebelumnya menemui jalan buntu dalam negosiasinya dengan perusahaan di beberapa sektor transportasi publik, termasuk di antaranya kereta, angkutan umum lokal, dan staf lapangan di bandara. Kebuntuan tersebut berujung pada digelarnya aksi mogok kerja nasional yang dimulai bertepatan dengan negosiasi putaran ketiga antara kedua belah pihak.

Setiap bandara internasional utama Jerman terkena dampak dari aksi mogok kerja ini, kecuali Bandara BER Berlin Brandenburg.

Jika dihitung secara nasional, sekitar 400.000 penumpang diperkirakan akan menghadapi penundaan atau pembatalan penerbangan.

Di Frankfurt, yang merupakan hub lalu lintas udara terbesar Jerman, semua penerbangan masuk dan keluar dibatalkan sepanjang Senin atau sebagai alternatif diberi label tertunda sehari penuh untuk beberapa penerbangan jarak jauh.

Sementara itu, Bandara Internasional Munich dilaporkan telah menghentikan penerbangan pada Minggu (26/3) untuk mengantisipasi dampak aksi mogok kerja. Semua penerbangan komersial pada Senin juga diliburkan.

Bandara BER Berlin adalah satu-satunya bandara yang tidak terpengaruh aksi mogok kerja. Papan pengumumuman jadwal kedatangan dan keberangkatan di bandara tersebut tampak relatif normal pada Senin pagi, kecuali semua penerbangan domestik regular dari daerah lain di Jerman.

Tidak hanya di bandara, aksi mogok kerja juga akan menghentikan perjalanan penumpang dan pengiriman komersial di beberapa pelabuhan utama di Jerman.

Aksi mogok kerja juga membuat jaringan kereta Jerman lumpuh. Pekan lalu, operator kereta api nasional Deutsche Bahn telah mengambil langkah yang tidak biasa dengan menghentikan semua layanan kereta api jarak jauh yang dijadwalkan pada Senin.

"Layanan kereta api regional juga akan dibatasi secara besar-besaran, bahkan tidak memungkinkan untuk beroperasi di jadwal darurat seperti pada hari libur umum," kata Deustche Bahn.

Aski mogok kerja juga membuat transportasi umum lokal seperti bus, trem, dan layanan bawah tanah di tujuh negara bagian Jerman berhenti. Ketujuh negara bagian tersebut adalah Baden-Württemberg, Hessen, Niedersachsen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, Sachsen dan Bayern.

Sebagai dampaknya, lalu lintas di jaringan jalan raya Jerman diperkirakan akan bermasalah, mengingat warga sebagian besar akan beralih memakai mobil atau sepeda untuk melakukan perjalanan.

Verdi, salah satu serikat pekerja terbesar di Jerman, bersama EVG, yang merupakan serikat pekerja khusus sektor kereta dan transportasi, telah meminta para anggotanya untuk mogok secara nasional. Kedua serikat tersebut masih melakukan negosiasi yang tertunda dengan perusahaan sektor publik pekan ini.

Dalam kasus Verdi, negosiasi baru bersama Serikat Federasi Layanan Sipil Jerman (DBB) dengan perwakilan pemerintah federal dan kotamadya dimulai di Potsdam pada Senin.

"Dengan aksi mogok kerja di sektor transportasi hari ini, sekali lagi harus dijelaskan kepada perusahaan bahwa karyawan sepenuhnya mendukung tuntutan kami," kata Frank Werneke dari Verdi.

Sementara EVG dijadwalkan akan melakukan negosiasi dengan berbagai perusahaan kereta pada pertengahan pekan ini. DW/AFP/dpa/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.