Bulgaria Segera Ganti Kompleks Pembangkit Listik Batu Bara dengan PLTS

Minggu, 19 Mar 2023, 17:07 WIB

Menteri Energi Rosen Hristov mengungkapkan, Bulgaria mengandalkan tenaga nuklir, energi terbarukan dan efisiensi energi. Ini sebagai upaya untuk mencapai dekarbonisasi penuh pada tahun 2050.

Hristov mengatakan, pemerintah tengah berdiskusi terkait rencana untuk secara bertahap memasang beberapa gigawatt fasilitas tenaga surya di dalam kompleks batu bara Mini Maritsa iztok atau Maritsa East Mines.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

Ia menekankan, visi untuk transformasi sektor kelistrikan mencakup transformasi bertahap dari kompleks batu bara Maritsa iztok (Maritsa East). Menurutnya, pemerintah sedang mendiskusikan sebuah proyek untuk memasang sistem fotovoltaik dengan kapasitas "beberapa gigawatt" di wilayah Mini Maritsa iztok atau Maritsa East Mines, perusahaan yang mengoperasikan tambang terbuka dan memasok batu bara untuk pembangkit listrik.

Rencana transisi energi ini mengandalkan dana dari Rencana Pemulihan dan Ketahanan Nasional. Hristov mengungkapkan bahwa pemerintah sedang "bernegosiasi secara intensif dengan sejumlah investor" untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya di lahan batu bara yang sudah rusak dan perlu dibudidayakan kembali.

Lebih lanjut, kata Hristov, konsumsi listrik akan meningkat dengan elektrifikasi industri dan transportasi serta pengenalan hidrogen sebagai pengganti gas alam. Dalam pandangannya, penggunaan kapasitas nuklir dan energi terbarukan secara simultan merupakan cara yang paling tepat bagi negara ini untuk melakukan dekarbonisasi pada pertengahan abad ini dan mendapatkan pasokan listrik yang cukup.

"Bulgaria membutuhkan listrik dengan harga yang sangat terjangkau dengan tetap mempertahankan posisi terdepan di kawasan ini sebagai pengekspor," kata Hristov, dikutip dari Balkan Green Energy News, Minggu (12/3).

Dia juga menyoroti efek positif dari langkah-langkah efisiensi energi, terutama untuk industri.

Bulgaria ingin mempertahankan kapasitas listrik yang ada selama diperlukan untuk menghindari guncangan dan dampak ekonomi, demikian ditegaskan oleh menteri energi. Menurut pandangannya, masalah terbesar untuk perluasan energi terbarukan adalah penyederhanaan kerangka hukum yang diperlukan dan kemacetan dalam peningkatan jaringan. Yang terakhir ini sedang diatasi dengan proyek-proyek investasi dan alokasi dana Eropa, kata Hristov.

"Dana yang ditujukan untuk proyek-proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi seharusnya digunakan untuk pemanasan panas bumi," ujarnya.

Sedangkan untuk penyimpanan, visi pemerintah mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga air penyimpanan yang dipompa, menurut menteri. Beralih ke energi panas bumi, ia mengatakan bahwa dana yang dialokasikan untuk sektor ini harus dialihkan dari proyek-proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi dan digunakan untuk fasilitas pemanas.

Di bagian Eropa Tenggara lainnya, proyek-proyek tenaga surya yang besar sedang berlangsung di tambang-tambang batu bara yang sudah habis dan juga tempat pembuangan abu dan terak di Yunani. Makedonia Utara dan Slovenia telah memasang fasilitas pertama, sementara Rumania, Serbia, Bosnia dan Herzegovina, dan Kosovo* masih dalam tahap pengembangan.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.