• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Duduk Sampai Kontak Mata, ...

Duduk Sampai Kontak Mata, Ini 6 Etika Wawancara yang Harus Diikuti

Selasa, 14 Mar 2023, 18:30 WIB

Wawancara kerja menawarkan peluang bagi pelamar untuk membangun kesan pertama yang tak dapat ditampilkan dalam curriculum vitae.

Namun, ada aturan perilaku dan perilaku yang dapat membuat atau menghancurkan peluang Anda untuk mendapatkan tawaran pekerjaan.

Ket. Foto: Ilustrasi. — Sumber: Freepik/Yanalya

Atas dasar itu, penting untuk memenuhi etika wawancara kerja. Selama wawancara, penting untuk mengingat hal-hal seperti bahasa tubuh dan apa yang ingin Anda katakan.

6 etika wawancara kerja yang harus Anda ikuti selama wawancara:

1. Menyapa Pewawancara dengan Baik

Saat Anda memasuki ruang wawancara, pewawancara umumnya akan mengulurkan tangan untuk menjabat tangan Anda. Sebaiknya, sambut uluran tangan itu dengan jabatan yang cukup kuat sehingga mereka berpikir bahwa Anda tidak hanya percaya diri tetapi juga profesional.

2. Etika Duduk

Setelah Anda masuk ke ruang wawancara, tunggu sampai pewawancara menawari Anda tempat duduk sebelum Anda duduk. Jika mereka bertanya apakah Anda ingin minum sesuatu, lanjutkan dan terima tawaran tersebut dengan berterima kasih.

3. Membawa Salinan Curriculum Vitae

Meski pewawancara mungkin tidak membutuhkan salinan resume Anda karena sudah memiliki yang Anda kirim ke perusahaan ketika melamar. Namun, ada kemungkinan Anda bisa bertemu dengan orang lain yang belum pernah melihat resume Anda. Atas dasar itu, penting untuk membawa salinan CV Anda. Bahkan jika tidak ada seorang pun di perusahaan yang membutuhkannya, menyediakannya menunjukkan bahwa Anda siap untuk segala kemungkinan.

4. Bangun Komunikasi Dua Arah

Wawancara seharusnya menjadi pertukaran informasi timbal balik. Adapun cara terbaik untuk memfasilitasi lingkungan komunikasi yang terbuka adalah menyiapkan beberapa pertanyaan Anda sendiri. Alih-alih menunggu sampai akhir proses wawancara ketika pewawancara biasanya menanyakan apakah Anda memiliki pertanyaan, Anda bisa mengajukan pertanyaan selama proses wawancara berlangsung.

5. Jaga Kontak Mata

Sebaiknya, duduk tepat di seberang pewawancara untuk meningkatkan kontak mata dan membuat Anda tampil lebih profesional.

6. Mempertahankan Gestur Tubuh Positif

Hindari duduk dengan bersilang tangan karena akan meninggalkan kesan angkuh. Tapi, jangan juga melipat tangan di pangkuan Anda karena dapat menunjukkan rasa malu atau kurang percaya diri. Hindari juga bersandar pada bangku. Sebaliknya, cobalah mencondongkan tubuh ke depan, untuk memproyeksikan rasa pengertian dan ketertarikan Anda.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.