Jose Mourinho Tolak Reuni dengan Real Madrid
Kamis, 11 Des 2025, 02:25 WIBJAKARTA - Jose Mourinho memastikan bahwa pintu kembali ke Real Madrid tidak lagi terbuka untuk dirinya. Meski posisi Xabi Alonso di klub tengah menjadi sorotan akibat performa yang naik turun, pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa ia tidak tertarik mengulang masa lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan Mourinho dalam konferensi pers jelang laga penting Liga Champions antara Benfica dan Napoli. Ketika ditanya apakah ia bersedia kembali ke Santiago Bernabéu bila Real Madrid menghubunginya, Mourinho langsung memberikan jawaban lugas: tidak.
Mourinho pernah menukangi Real Madrid pada periode 2010â2013. Era kepemimpinannya diwarnai persaingan ketat dengan Barcelona dan sejumlah pencapaian besar, termasuk gelar LaLiga 2011/2012, Copa del Rey 2011, serta Supercopa de España 2012. Ia juga berperan dalam kedatangan beberapa pemain yang kemudian menjadi figur penting klub, seperti Luka Modric, Mesut Ãzil, dan Ãngel Di MarÃa.
Kini fokus Mourinho sepenuhnya tertuju pada Benfica. Perjalanan klub Portugal itu di Liga Champions musim ini belum ideal: baru tiga poin dari lima pertandingan dan duduk di peringkat ke-30 dari 36 peserta fase liga. Meski begitu, kemenangan 2-0 atas Ajax pekan lalu menjadi angin segar. Itu adalah kemenangan pertama Benfica di bawah Mourinho di ajang ini dan kemenangan beruntun pertama Mourinho di Liga Champions sejak November 2018 saat masih melatih Manchester United.
Benfica akan menjamu Napoli asuhan Antonio Conte pada Kamis (11/12) di Estadio da Luz. Mourinho dan Conte memiliki sejarah panjang dalam duel taktik: delapan pertemuan dengan rekor empat kemenangan untuk Conte, dua kemenangan untuk Mourinho, dan satu hasil imbang. Pertemuan terakhir mereka terjadi di final Piala FA 2018 yang dimenangkan Chelsea 1-0 atas Manchester United.
Meski tertinggal dalam rekor pertemuan, Mourinho menegaskan bahwa setiap laga selalu ia hadapi dengan intensitas maksimal.
"Saya memperlakukan setiap pertandingan seperti final, entah itu bagus atau buruk," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa filosofi itu tak pernah berubah sepanjang dua setengah dekade kariernya. "Dalam 25 tahun karier, saya tidak pernah mengubah cara saya bekerja, dan saya tidak akan mengubahnya sekarang. Napoli adalah tim yang sangat kuat, kini bahkan lebih kuat karena mereka bermain sesuai gaya pelatihnya," tutup Mourinho.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan
Berita Terkait:
-
MRT Jakarta Bisa Bayar Pakai Kartu Kredit Nirsentuh, Pertama di Indonesia
-
Guncang Malaysia! Tim Woodball Indonesia Langsung Sabet 2 Emas di Kejuaraan Dunia
-
Sihir Kebudayaan di Pesisir Probolinggo: Puluhan UMKM Banjir Cuan di Festival Gir Sereng!
-
Resmi! K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi 2027, Tekan Impor Garam Industri
-
BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi
-
Bursa Transfer: Real Madrid Lepas Pemain Mudanya ke Fiorentina
-
Mentan Cabut Izin Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Kerugian Konsumen Diduga Rp71 Triliun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.