Keran Ekspor Dibuka Lagi, Biak Kirim 1,7 Ton Ikan Tuna Segar ke Jepang
Sabtu, 11 Mar 2023, 10:46 WIBBIAK - Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Maret 2023 kembali melakukan ekspor ikan tuna segar sebanyak 1,7 ton ke negara tujuan Jepang.
"Ekspor ikan tuna segar ke Narita, Jepang akan dilakukan setiap minggu," ujar Kepala Dinas Perikanan Biak Numfor Effendi Igrissa di Biak, Papua, Sabtu (11/3). Ekspor ikan tuna segar tersebut dilakukan melalui Bandara Internasional Frans Kaisiepo Biak.
Effendi mengatakan permintaan ekspor ikan tuna segar ke Negeri Sakuraitu telah dibuka kembali pada Maret 2023.
Dia pun berharap dengan pertambahan frekuensi penerbangan udara dari Bandara Internasional Frans Kaisiepobisa menambah jumlah ekspor ikan tuna segar ke Narita, Jepang.
"SKPT Biak dan Dinas Perikanan terus mendorong adanya peningkatan nilai ekspor ikan tuna dari segi jumlah atau kuantitas," katanya.
Apalagi, untuk ekspor ikan tuna segar dari Bandara Internasional Frans Kaisiepo, menurut Effendi, sudah bisa dilayani dua penerbangan dalam negeri yakni Garuda Indonesia setiap Kamis dan Lion Air setiap hari penerbangan.
Ia mengatakanSKPT Biak Numfor bersama mitra investor terus berupaya memanfaatkan peluang ekspor ikan tuna segar keJepang.
"Dengan makin meningkat jumlah ekspor ikan tuna segar diharapkan bisa meningkatkan pendapatan negara dari hasil ekspor," ujarnya.
Berdasarkan data, Wilayah Penangkapan WPP 717 di perairan Biak Numfor menyimpan potensi ikan tuna segar jenis Yellow Fins mencapai sekitar 800 ton/tahun dengan perkiraan pendapatan devisa negara Rp17 triliun/tahun.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kasus Suap Proyek Kereta Api, KPK Panggil Mantan Dirut PT Len Railway Systems.
-
Titiek Soeharto Minta Swasembada Bawang Putih Bisa Secepatnya dan tanpa Impor
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
-
Tembus Pasar Ekspor, Ikan Tuna Asal Maluku Resmi Masuk Thailand
-
Evaluasi Sopir Sistem Transportasi Publik Surabaya, Penumpang Suroboyo Bus dan Feeder Wira-Wiri dapat Pencet Tombol Kepuasan Sebelum Turun
-
Tembus Rp170 Ribu Per Ikat! Ini Penyebab Mawar Rawa Belong Mendadak Langka dan Melejit Gila-gilaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.