Harga Cabai di Jayapura Mencapai Rp80.000/Kg

Jumat, 10 Mar 2023, 15:10 WIB

SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, menjelaskan mendekati bulan puasa Ramadhan harga komoditi cabai di daerah tersebut mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Kepala bidang (Kabid) Pemasaran dan Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Jayapura Frits N Ansaka kepada Antara, Jumat (10/3), mengatakan harga cabai di Kabupaten Jayapura terus mengalami kenaikan dari Rp35 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Ket. Foto: Cabai rawit di pasar Phara Sentani. — Sumber: ANTARA/Agustina Estevani Janggo

"Pemerintah sudah mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga cabai dengan melakukan operasi pasar, pasar murah, menyuplai komoditascabai dari kabupaten terdekat dan kegiatan gerakan tanam cabai," katanya.

Menurut Frits langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah bertujuan untuk menstabilkan harga pangan di wilayah ini.

"Kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh cuaca ekstrem akhir-akhir ini yang membuat kapal laut pengangkut barang dari Pulau Jawa mengalami keterlambatan tiba di Jayapura, juga permintaan pasar terus meningkat menjelang Ramadhan," ujarnya.

Dia menjelaskan jika kapal pengangkut barang terlambat sampai, maka pihaknya akan menyuplai komoditascabai dari Kabupaten Keerom sebagai daerah penyuplai terdekat.

"Ada gerakan tanam cabai oleh pemerintah, ini juga bagian dari langkah menstabilkan harga pangan di kabupaten kita," katanya.

Dia menambahkan pada Januari hingga Februari harga cabai di pasar masih tergolong normal, namun memasuki Maret kenaikan mulai terasa hingga mencapai harga Rp80 ribu per kilogram.

"Pemerintah akan terus memantau harga cabai dan juga pangan jelang Ramadhan, sambil melakukan langkah antisipasi jika terjadi kelangkaan," ujarnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.