Studi: Jalan Cepat Setiap Hari Dapat Mencegah 1 dari 10 Kematian Dini

Kamis, 02 Mar 2023, 00:01 WIB

PARIS - Studi terbaru yang dirilis Rabu (1/3), menunjukkan satu dari 10 kematian dini dapat dicegah jika setiap orang melakukan sedikit olahraga harian seperti jalan cepat selama 11 menit.

Dikutip dari France 24, aktivitas fisik diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyebab utama kematian lainnya, tetapi belum jelas berapa banyak yang dibutuhkan untuk memberikan dampaknya.

Ket. Foto: Aktivitas fisik diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyebab utama kematian lainnya. — Sumber: Istimewa

Tim peneliti internasional mengumpulkan hasil dari 196 penelitian sebelumnya yang mencakup lebih dari 30 juta orang untuk membuat salah satu tinjauan terbesar yang dilakukan pada subjek tersebut.

Mereka menghitung sekitar satu dari enam kematian dini dapat dicegah jika setiap orang dalam penelitian tersebut melakukan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas fisik dengan intensitas sedang, yang merupakan tingkat yang direkomendasikan oleh Layanan Kesehatan Nasional Inggris.

Tetapi menurut meta-analisis yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, bahkan setengah dari jumlah itu, 75 menit seminggu, atau kurang dari 11 menit sehari, dapat mencegah satu dari 10 kematian tersebut.

Itu termasuk pengurangan risiko penyakit jantung 17 persen dan penurunan kanker tujuh persen.

Untuk orang yang melakukan sedikit atau tidak melakukan aktivitas fisik, 11 menit sehari menyebabkan risiko kematian dini 23 persen lebih rendah.

Pakar epidemiologi aktivitas fisik di Universitas Cambridge Inggris dan rekan penulis studi tersebut, Soren Brage, mengatakan kepada AFP bahwa itu adalah "kabar yang sangat baik".

"Yang perlu Anda lakukan adalah menemukan sedikit lebih dari 10 menit setiap hari," katanya.

"Dan Anda tidak harus pergi ke gym untuk melakukan aktivitas seperti ini, itu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Dia menyarankan orang-orang mencoba turun di halte bus sebelumnya dalam perjalanan ke tempat kerja, atau bersepeda pulang. "Ini sangat fleksibel," katanya.

Menurut Brage, karena butuh bertahun-tahun untuk menilai bagaimana olahraga memengaruhi risiko penyakit semacam itu, banyak penelitian dilakukan lebih dari satu dekade lalu.

Ini berarti bahwa aktivitas yang dilaporkan oleh peserta penelitian kemungkinan kurang akurat dibandingkan dengan apa yang dapat dicapai oleh teknologi yang lebih baru seperti pelacak kebugaran, kata Brage, mengakui bahwa ini adalah keterbatasan penelitian.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke membunuh 17,9 juta orang secara global pada 2019, sementara kanker menyebabkan hampir 10 juta kematian pada tahun berikutnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.