Panrest Bintara Jawara Kejurnas Truf PB PTSI 2026
Senin, 29 Jun 2026, 11:41 WIBCIBUBUR â Tim Panrest Bintara tampil sebagai kampiun Kejuaraan Nasional Truf Gembira 2026 yang digelar Pengurus Besar Persatuan Truf Seluruh Indonesia (PB PTSI) di Sekolah Alam Al-Jannah, Cibubur, Minggu (28/6).
Tim Igabetua yang sebelumnya diunggulkan harus puas duduk di peringkat kedua setelah takluk di tangan Panrest pada partai final yang sangat menegangkan.
Peringkat ketiga ditempati oleh Tim Kerukunan Keluarga Perbaungan Serdang Bedagai (KKPSB) yang sukses menekuk Tim Dalihan Natolu.
Kejurnas Truf Gembira berhadiah total Rp20 juta tersebut diikuti oleh 32 Tim dari berbagai daerah, dimana setiap tim terdiri dari 4 personel.
Menurut Ketua Panitia Rajab Siregar, sejatinya yang mendaftar untuk mengikuti kejurnas ini lebih dari 60 tim. âNamun mengingat situasi dan kondisi, tidak mungkin semua diakomodir dan terpaksa dibatasi sampai 32 tim. Mungkin di lain kesempatan bisa kita laksanakan besar-besaran,â katanya.

Tantang Juara
Usai menyaksikan partai final, Ketua Umum PB PTSI M. Lokot Nasution, tiba-tiba melempar tantangan kepada Sang Juara. âSaya sudah siapkan uang pembinaan Rp5 juta khusus untuk Juara I, di luar hadiah yang telah disediakan. Tetapi ada syaratnya. Harus bertanding dan menang melawan Tim PB PTSI,â katanya.
Ketika Panrest Bintara sukses mengalahkan Igabetua, maka janji Ketua Umum PB PTSI itupun ditunaikan. Tanpa istirahat, para pemenang yang baru bertanding tersebut langsung mengambil tempat dan berhadapan dengan Tim PB PTSI yang terdirti dari M. Lokot Nasution, Rajab Siregar, Rusli Nasution dan Abdul Rasyid Tanjung.
Pertandingan berlangsung seru. Namun tim sang juara memang sedang naik daun dan langsung tancap gas memegang kendali permainan dengan skor 3-0. Pada putara keempat tim PB PTSI berhasil meraih satu poin sehingga skor berubah menjadi 3-1. Namun setelah itu, Panrest Bintara tak bisa dihentikan dan keluar sebagai jawara, skro 5-1.
Tanpa basa-basi, Ketum PB PTSI M. Lokot Nasution serta merta menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta yang memang sudah disiapkan, kepada kapten Tim Panrest Bintara. âAlhamdulillah. Terima kasih Pak Ketum,â katanya dengan wajah berbinar-binar yang disambut rekan-rekannya dengan girang.
Program Berkelanjutan
Pada upacara penyerahan tropi dan hadiah, Ketum M. Lokot Nasution menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta, pengurus, panitia, maupun seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan Kejurnas tersebut tanpa lupa menyampaikan selamat kepada para pemenang.
âSaya upayakan agar PB PTSI dapat menggelar turnamen minimal 2 kali dalam setahun karena kompetisi yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan atlet yang berkualitas. Ini demi menampung besarnya animo masyarakat sekaligus sebagai ajang program pembinaan dan pengembangan prestasi,â papar Lokot.
Menurut dia, kepengurusan baru periode 2026-2031 yang berada di bawah komandonya, akan fokus memperkuat organisasi, memperluas pembentukan kepengurusan daerah, serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui program berkelanjutan.
Hingga kini, katanya, kepengurusan PB PTSI telah terbentuk di sejumlah provinsi dan terus berkembang. âKehadiran kepengurusan daerah dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas pembinaan atlet, sosialisasi olahraga truf, serta memperkuat eksistensi organisasi di tingkat nasional.â
"Semakin banyak daerah yang memiliki kepengurusan aktif, maka semakin kuat pula fondasi organisasi dalam mengembangkan olahraga truf di Indonesia. Ini menjadi modal penting untuk mendorong olahraga truf agar semakin dikenal dan diterima masyarakat luas," pungkas Lokot.
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.