Jokowi: Yang Ditakuti Dunia Kini Bukan Perang tapi Perubahan Iklim
Kamis, 02 Mar 2023, 11:32 WIBJAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan yang paling ditakuti dunia saat ini bukan lagi pandemi atau perang melainkan perubahan iklim yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.
"Apa yang ditakuti oleh dunia saat ini? Bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan yang ditakuti semua negara adalah perubahan iklim. Dan perubahan iklim itu menyebabkan frekuensi bencana alam di dunia naik drastis," kata Jokowi dalam sambutannya di acara Pembukaan Rakornas Penanggulangan Bencana di Jakarta, Kamis (2/3).
Dia menyampaikan Indonesia menempati tiga negara teratas paling rawan bencana. Menurutnya, frekuensi bencana alam Indonesia naik 81 persen, dari tahun 2010 sebanyak 1.945 bencana, melompat menjadi 3.544 bencana di tahun 2022.
"Kita ini tidak hanya urusan banjir, tidak hanya urusan gunung berapi yang meletus, bukan hanya urusan tanah longsor. Yang lebih sering gempa bumi dan bencana alam maupun non alam lainnya yang kita hadapi," kata Jokowi.
Oleh sebab itu Presiden menekankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menjadi kunci dalam menghadapi bencana alam.
Dia menegaskan pengelolaan prabencana, tanggap darurat maupun pascabencana harus dilakukan dengan baik oleh semua pihak.
- Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Presiden Joko Widodo
- Penanggulangan Bencana
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam
-
TPA Galuga Kebakaran Parah, 450 Ton Sampah Kota Bogor Tertahan di Truk
-
Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk
-
Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak
-
Flu Burung Akhirnya Jebol Benteng Pertahanan Terakhir Tasmania
-
Evakuasi warga terjebak karhutla di Palangka Raya
-
Harga Minyak Naik, Ruang Fiskal Terancam Terkikis Subsidi BBM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.