Fenomena Langka 'Aurora Borealis' Terlihat di Seluruh Inggris
Rabu, 01 Mar 2023, 21:22 WIBLONDON - Kemunculan Aurora borealis kali ini menjadi salah satu yang terbaik dalam waktu yang sangat lama, yang pernah dilihat oleh para pengamat cuaca BBC Weather. Aurora terbentuk oleh letupan gas pada permukaan Matahari, yang kemudian mengirimkan partikel bermuatan ke Bumi dan berinteraksi dengan atmosfer.
Penampakan Aurora borealis ini diharapkan akan lebih banyak bermunculan di malam-malam mendatang.
Di Inggris, Aurora borealis sering terlihat di Skotlandia, tetapi jarang terlihat di Inggris bagian selatan. Pada Minggu (26/02), Aurora terlihat hingga Irlandia Utara, Wales selatan, hingga Norfolk.
Selama beberapa hari terakhir, letupan gas pada permukaan Matahari mengarah ke Bumi, dengan partikel-partikelnya yang memiliki muatan mencapai atmosfer pada Minggu malam.
Partikel-partikel bermuatan itu berinteraksi dengan oksigen dan nitrogen, yang kemudian memancarkan warna hijau dan merah di atas kutub.
Jika letupannya kuat, partikel bermuatan dapat bergerak lebih jauh dari kutub ke garis lintang tengah, seperti Inggris selatan. Mungkin ada kesempatan lain untuk melihat Aurora borealis pada Senin (27/02) malam, saat langit cerah.
Fotografer Gary Pearson, yang menyaksikan kemunculan aurora itu dari Brancaster Staithe di Norfolk pada Minggu, mengatakan: "Kita mendapat pertunjukan Aurora borealis yang fantastis tadi malam."
"Aurora terlihat jelas dengan mata telanjang, meskipun warna yang sangat jelas dihasilkan oleh kamera dengan menggunakan teknik long exposure," imbuh dia.
Di County Durham, orang-orang menyaksikan letupan Matahari berwarna merah dan hijau di Observatorium Grassholme dengan suka cita.
Matahari mengalami siklus 11 tahun yang diukur dari seberapa aktif medan magnetnya. Saat medan magnet ini berubah, jumlah aktivitas pada permukaan Matahari juga berubah. Aktivitas minimumnya terakhir kali terjadi pada 2020 lalu. Sejak saat itu aktivitas di Matahari telah meningkat dan saat ini paling aktif sejak 2014.
Adapun aktivitas maksimumnya diprediksi berlangsung pada 2025. Kemungkinan besar, Aurora akan lebih sering muncul di tahun-tahun mendatang. BBC/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Dipengaruhi Dinamika Eksternal, 8 April 2026
-
Proyek Jumbo! Reaktivasi dan Pembangunan 14.000 Km Jalur KA Digeber
-
Pemkot Palembang Menyiapkan 850 Personel untuk Memperlancar Mudik 2026
-
Hadapi Tantangan Cuaca, KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel - SWRO
-
DBH Garut Anjlok Drastis! Bupati Syakur Amin Kejar Sumur Panas Bumi Baru ke Jakarta
-
Daya Dukung Lingkungan Tergerus, Alarm Krisis Kian Nyaring
-
Anda Ingin Turunkan Berat Badan yang Aman? Ikuti Tiga Aturan Penting Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.