• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 5Gnow.id, Platform Kolabor...

5Gnow.id, Platform Kolaborasi untuk Kemajuan Ekosistem Teknolog 5G Telah Hadir

Rabu, 01 Mar 2023, 20:15 WIB

JAKARTA - 5Gnow.id, platform kolaborasi berisi berbagai informasi mengenai perkembangan 5G di Indonesia, telah hadir saat ini. Platform yang didukung oleh sejumlah pemangku kepentingan di bidang teknologi informasi dan komunikasi ini akan menyalurkan berbagai inisiatif serta pengembangan baru untuk mendukung percepatan perkembangan teknologi dan transformasi digital di Indonesia.

Direktur Penataan Sumber Daya, Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Denny Setiawan menyatakan, kolaborasi seluruh ekosistem 5G di Indonesia baik regulator, operator seluler, penyedia perangkat, dan lain sebagainya, secara pasti akan mendorong implementasi 5G. kehadiran platform tersebut dinilai akan berdampak pada percepatan transformasi digital sebagai agenda prioritas nasional dan komitmen berkelanjutan dari pemerintah.

Ket. Foto: jaringan 5G — Sumber: ISTIMEWA

"Pemerintah sangat mengapresiasi serta mendukung penuh adanya portal 5Gnow.id ini. Portal 5Gnow.id ini akan berfungsi sebagai penghubung (hub) untuk berbagi update terbaru tentang perkembangan 5G yang sedang berlangsung di Indonesia," kata dia melalui siaran pers Rabu (1/3).

Portal ini kaa dia dirancang sebagai platform kolaboratif yang melibatkan secara aktif para pemangku kepentingan, baik lokal maupun global. Dengan demikian dapat tetap mendapatkan informasi terbaru, sekaligus dapat memberi umpan balik yang berharga terkait dengan inisiatif dan kebijakan 5G.

"Kami berharap portal ini dapat menjadi sesuatu yang berharga bagi mereka yang tertarik dengan perkembangan 5G di Indonesia. Pada akhirnya kami berharap portal ini juga mampu mendorong pengembangan aplikasi 5G yang inovatif dan selaras dengan kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)," ujar dia.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI) Teguh Prasetya, perkembangan pasar 5G di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Teknologi ini berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia termasuk juga mendukung pada pengembangan IoT, AI, Big Data serta Metaverse.

Merujuk pada riset Institut Teknologi Bandung (ITB) perkembangan jaringan 5G di Indonesia berpotensi berkontribusi lebih dari 2.800 triliun rupiah atau setara 9,5 persen dari total PDB pada 2030. Angka itu bahkan berpotensi melonjak menjadi 3.500 triliun atau setara 9,8 persen dari total PDB Indonesia pada 2035.

"5Gnow.id akan menjadi hub berisi informasi terkini terkait pengembangan 5G di Indonesia. 5Gnow.id mengumpulkan informasi dari regulator, ekosistem dan pelaku industri sekaligus mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam memberikan kabar terbaru seputar 5G dan teknologi pendukung kedepannya," ujarnya.

Head of Asia Pacific GSMA Julian Gorman, mengatakan apresiasinya atas peluncuran 5Gnow.id akan menginspirasi pemikiran baru tentang peran 5G dalam membangun masyarakat Indonesia dan menampilkan yang terbaik dari ekosistem 5G yang ditawarkan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan misi GSMA APAC 5G Industry Community (APAC5GIC) yang bertujuan untuk membangun platform bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Platform 5Gnow.id berguna untuk edukasi manfaat 5G bagi industri dan perusahaan, berbagi pengetahuan dan membangun ekosistem untuk saling mendukung, dan mendorong kemajuan bisnis melalui penerapan teknologi baru di kawasan Asia Pasifik," katanya.

Sebagai salah satu pemrakarsa hadirnya 5Gnow.id, PT Alita Praya Mitra (Alita) melihat pentingnya platform ini sebagai tempat berkumpulnya ekosistem dan menjembatani komunikasi secara interaktif dengan multi pemangku kepentingan (multi-stakeholders) terutama masyarakat dan korporasi sebagai pengguna layanan dan solusi berbasis jaringan 5G. Sebagai penyedia solusi dan layanan TIK, Alita juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan teknologi 5G di Indonesia.

"5G membutuhkan infrastruktur serta sistem integrator yang matang dan terpercaya. Kami bekerja sama untuk mempromosikan dan meningkatkan penyebaran 5G di Indonesia untuk mendukung operator seluler guna menghadirkan layanan yang berkualitas, cepat, handal serta ekonomis kepada masyarakat dengan menerapkan teknologi ini serta guna mendukung solusi berbasis Internet of Things, IPV6, dan serat optic," ungkap Sales & Marketing Director Alita Martini Soejatno.

Sebagai penyedia solusi dan layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Alita juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan teknologi 5G di Indonesia. Namun demikian teknologi ini membutuhkan infrastruktur serta sistem integrator yang matang dan terpercaya.

"Kami bekerja sama untuk mempromosikan dan meningkatkan penyebaran 5G di Indonesia untuk mendukung operator seluler guna menghadirkan layanan yang berkualitas, cepat, handal serta ekonomis kepada masyarakat dengan menerapkan teknologi ini serta guna mendukung solusi berbasis Internet of Things, IPV6, dan serat optic," imbuhnya.

Platform 5Gnow.id diklaim telah mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan di industri TIK, mulai dari Kominfo, Asioti, Mastel, Alita, ATSI, Telecom Infra Project, GSMA, APAC5G, Meta, Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo Hutchison, NPERF, ITB, Institut Teknologi 10 Nopember (ITS), Telkom University, Huawei, Ericsson, Nokia, ZTE, hingga Qualcomm.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.