Tiongkok Yakin Indonesia-ASEAN Independen Jaga Perdamaian Kawasan

Kamis, 23 Feb 2023, 08:16 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Tiongkok Qin Gang menyatakan bahwa pihaknya mempercayai Indonesia dan negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) lainnya sebagai blok yang independen dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, termasuk Asia Pasifik.

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Qin dalam jumpa pers bersama Menlu RI Retno Marsudi setelah pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) ke-4 Indonesia-Tiongkok di Gedung Pancasila, Jakarta, Rabu.

Ket. Foto: Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri KTT ASEAN-Selandia Baru pada 2020. — Sumber: setneg.go.id

"Kami berharap dan percaya bahwa Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya akan mementingkan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan," ujar Menlu Qin.

Tiongkok, lanjut dia, juga meyakini bahwa Indonesia dan ASEAN akan membuat penilaian dan pilihan independen demi kepentingan menjaga stabilitas di kawasan, tanpa pengaruh dari pihak atau kekuatan mana pun.

Menurut Menlu Qin, perang dingin baru dan persaingan kekuatan-kekuatan besar tidak boleh terjadi di kawasan Asia Pasifik. Indonesia dan ASEAN, lanjutnya, juga tidak seharusnya "dipaksa" untuk berpihak terhadap negara mana pun.

"Kami akan berupaya untuk mendukung kebebasan ASEAN serta mendukung sentralitas ASEAN dalam menciptakan arsitektur kawasan yang damai," kata Qin.

Qin juga menyatakan siap bekerja sama dengan ASEAN untuk menjaga perdamaian di Indo-Pasifik dengan mengimplementasikan Inisiatif Keamanan Global (GSI) milik Tiongkok dan Pandangan ASEAN terhadap Indo-Pasifik (ASEAN Outlook on Indo-Pasific/AOIP).

Tiongkok pada 21 Februari 2023 resmi merilis GSI, sebuah dokumen yang bertujuan untuk memberantas akar penyebab konflik internasional, meningkatkan tata kelola keamanan global, serta mempromosikan perdamaian di era yang bergejolak dan dinamis ini.

Dalam dokumen tersebut, Tiongkok meyakini bahwa keamanan adalah hak semua negara, bukan hak prerogatif beberapa orang apalagi harus diputuskan oleh negara-negara tertentu.

Sementara itu, AOIP, yang digagas oleh Indonesia dan disepakati pada 2019, merupakan penegasan posisi ASEAN dalam peranannya untuk menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik, yang mencakup Asia Pasifik dan Samudera Hindia.

AIOP mengedepankan pendekatan dialog dan kerja sama yang terbuka dan inklusif alih-alih kompetisi dan rivalitas, serta menegaskan posisi ASEAN yang tidak akan berpihak pada negara besar mana pun.

Sementara itu, Menlu Retno menegaskan kembali bahwa Indonesia berkepentingan untuk menjaga Asia Tenggara agar tetap menjadi kawasan damai dan stabil sehingga Indonesia tidak akan menjadi proksi bagi kekuatan mana pun.

"Indonesia dan ASEAN sangat berkepentingan agar Asia Tenggara tetap menjadi kawasan damai dan stabil dan menjadikannya pusat pertumbuhan ekonomi," ujar Retno.

"Indonesia akan berusaha sekuat tenaga menjadikan ASEAN tetap relevan bagi kepentingan rakyat ASEAN bahkan di luar kawasan," lanjut dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.