- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mendadak Kunjungi Ukraina,...
Mendadak Kunjungi Ukraina, Presiden Biden Janjikan Lebih Banyak Bantuan
Senin, 20 Feb 2023, 19:52 WIBKYIV - Presiden AS, Joe Biden. melakukan kunjungan mendadak ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Senin (20/2), beberapa hari sebelum peringatan pertama invasi besar-besaran Russia ke Ukraina pada 2022.
Sirene serangan udara meraung di seluruh ibu kota Ukraina seperti yang ada di sana, tetapi tidak ada laporan tentang serangan misil atau udara oleh Russia.
Biden terlihat di luar Katedral Kubah Emas St Michael bersama Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Kyiv.
Biden tiba di Kyiv sekitar jam 8 pagi setelah naik kereta api dari dekat perbatasan Ukraina dengan Polandia yang memakan waktu hampir 10 jam.
Biden telah menyelinap keluar dari Washington DC tanpa pemberitahuan pada Minggu (19/2) pagi dengan pesawat kepresidenan Air Force One.
Saat berada di Kyiv, ibu kota Ukraina itu berada dalam penguncian keamanan yang ketat dengan lalu lintas dihentikan di beberapa jalan.
Dalam pidatonya, Biden memuji keberanian Ukraina dalam perang dan mencatat bahwa dia telah mengunjungi Kyiv enam kali selama menjadi wakil presiden AS.
"Saya tahu saya akan kembali," kata dia. "Ketika (Presiden Russia, Vladimir) Putin melancarkan invasinya hampir setahun yang lalu, dia mengira Ukraina lemah dan Barat terbagi. Dia pikir dia bisa bertahan lebih lama dari kita. Tapi dia salah besar," imbuh Biden seraya memuji Ukraina atas keberanian mereka melawan invasi Russia.
"Kyiv telah merebut sebagian dari hati saya... Biaya yang harus dibayar Ukraina sangat tinggi. Pengorbanan terlalu besar," tutur Presiden AS itu.
Mengenakan dasi bergaris warna bendera biru dan kuning Ukraina, Presiden AS menjanjikan tambahan persenjataan senilai 500 juta dollar AS, termasuk amunisi artileri, sistem anti-lapis baja dan radar pertahanan udara, ditambah sanksi yang lebih ketat terhadap Russia.
Biden mengatakan paket itu akan diumumkan pada Selasa (21/2), dan bahwa Washington DC juga akan menyediakan lebih banyak amunisi untuk sistem roket artileri mobilitas tinggi, atau Himars bagi Ukraina. ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Persib Bandung Larang Aremania Datang ke Stadion GBLA
-
Warga Depok Diminta untuk Waspada Penularan Hantavirus
-
Implementasi ESG: PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Perkuat Praktik Bisnis Berkelanjutan Sepanjang 2025
-
Tragedi Bantargebang: Wagub Rano Karno Pastikan Pemprov DKI Tak Halangi Proses Hukum
-
Tiongkok Berlakukan Pembatasan Zona Udara Pesisir Selama 40 Hari
-
Perkuat AI-Powered Telco, Indosat Hadirkan Akses Google Gemini AI bagi Pelanggan IM3 dan Tri
-
Jerman, Prancis, Belgia, Irlandia, dan Belanda Kirim Pesawat untuk Pulangkan Warganya yang Terjebak di Kapal Pesiar Hantavirus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.