BKF: Keketuaan RI di ASEAN Dorong Ekonomi Kawasan Tangguh

Senin, 20 Feb 2023, 08:34 WIB

JAKARTA - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 mendorong ekonomi kawasan Asia Tenggara lebih tangguh, terutama dalam menghadapi gejolak global yang tidak menentu.

"Kita pengen untuk membuat ekonomi yang lebih kuat lebih tangguh," kata Analis Kebijakan Ahli Muda BKF Kemenkeu Dessi Widya dalam acara Komunita Meet Up Bandung ASEAN Matters: Epicentrum of Growth yang dipantau virtual di Jakarta, Sabtu (18/2).

Pada kesempatan itu, Kemenkeu melakukan diseminasi informasi mengenai keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 kepada generasi muda.

Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 diharapkan dapat mendorong ASEAN untuk berperan aktif, menawarkan ide dan solusi untuk memperkuat pemulihan ekonomi dan menjadikan Asia Tenggara sebagai mesin pertumbuhan dunia yang berkelanjutan.

Dessi menuturkan ada tiga agenda prioritas atau strategic thrust yang diusung Indonesia pada keketuaan ASEAN 2023 di jalur keuangan, yakni recovery rebuilding,sustainability, dan digital economy.

"Yang kita harapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan di kawasan maupun global itu tidak cuma Indonesia saja tapi ASEAN secara kawasan," ujarnya.

Ia mengatakan Indonesia saat ini memegang keketuaan ASEAN 2023 di tengah suasana global tidak menentu seperti ada ancaman geopolitik dan inflasi, serta spillover effect dari pandemi COVID-19 di mana dunia masih berupaya untuk pulih.

Oleh karenanya, Pemerintah Indonesia melihat isu-isu di tataran global tersebut perlu mendapatkan perhatian dan mempengaruhi kawasan sehingga strategic thrust menjadi agenda penting yang perlu dibahas secara bersama-sama di ASEAN.

Sebagai turunan dari tiga strategic thrust tersebut, ada sejumlah Priority Economic Deliverables (PEDs) yang disampaikan Indonesia pada Keketuaan ASEAN 2023 di jalur keuangan.

Pada pilar recovery rebuilding, PED mendorong pemulihan dan memastikan stabilitas dan ketahanan ekonomi dan keuangan di kawasan ASEAN.

"Di bagian PED recovery rebuilding, kita pengen untuk memperkuat mempercepat pemulihan ekonomi dan juga pengennya menciptakan stabilitas ekonomi yang tangguh karena selama pandemi kemarin perekonomian kita sangat rapuh terkait sektor kesehatan tiba-tiba collapsed," ujarnya.

Di pilar digital economy, PED memajukan konektivitas pembayaran dan mempromosikan literasi dan inklusi keuangan digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Semua kita rangkul kita libatkan dari segala lapisan masyarakat, kita harapkan semua bisa inklusi dalam sistem keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Sedangkan pada pilar sustainability, PED mempromosikan keuangan transisi untuk mendukung keuangan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

"Kita mendorong transisi pembiayaan untuk mendukung keuangan berkelanjutan dan ekonomi hijau," ujarnya.

Ket. Foto: Analis Kebijakan Ahli Muda BKF Kementerian Keuangan Dessi Widya memberikan paparan dalam acara Komunita Meet Up Bandung ASEAN Matters: Epicentrum of Growth yang dipantau virtual di Jakarta, Sabtu (18/2/2023). — Sumber: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.