- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pekerja Bandara Mogok Kerj...
Pekerja Bandara Mogok Kerja, Ribuan Penerbangan di Jerman Dibatalkan
Sabtu, 18 Feb 2023, 12:40 WIBBERLIN - Ribuan penerbangan ke dan dari bandara Jerman dibatalkan pada Jumat (17/2) karena para pekerja keluar untuk menekan tuntutan mereka atas kenaikan gaji karena inflasi.
Menutip AP News, pemogokan di tujuh bandara Jerman, termasuk Frankfurt, Munich, dan Hamburg, berdampak pada hampir 300.000 penumpang dan memaksa maskapai membatalkan lebih dari 2.300 penerbangan.
Christine Behle dari serikat pekerja Verdi mengatakan kepada penyiar publik RBB-Inforadio bahwa kegagalan mencapai kesepakatan yang berarti dengan pemberi kerja dapat mengakibatkan "kekacauan musim panas" di bandara Jerman.
Serikat pekerja menuntut kenaikan gaji 10,5% untuk anggotanya, atau setidaknya 500 euro, untuk menutupi inflasi tinggi di Jerman dan di tempat lain tahun lalu karena dampak tidak langsung dari invasi Rusia ke Ukraina terhadap harga pangan dan energi global .
Ketua Verdi Frank Werneke mengatakan kepada mingguan Frankfurter Allgemeine Sonntagszeitung bahwa kemauan anggotanya untuk melakukan aksi mogo sangat besar dan aksi di masa depan bisa mencapai "dimensi lain".
Dia mencatat, pemogokan baru-baru ini di bandara, transportasi umum, dan fasilitas penitipan anak bisa meluas ke layanan pembuangan sampah dan rumah sakit.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan
-
Pemprov Bengkulu Kejar Revisi RTRW Kota untuk Lanjutkan Kawasan Industri
-
Al Nassr Resmi Datangkan Gelandang Asal Portugal Samu Costa dari Mallorca
-
Cape Town Horor Diterjang Rentetan Penembakan Massal, 11 Orang Tewas Seketika
-
Peringati Hari Kemerdekaan, KAI Beri Diskon Tiket 17% untuk Penumpang KA Jarak Jauh
-
Target PAD Parkir DKI Anjlok, Ego Sektoral Jadi Biang Keroknya?
-
Papua Akan Andalkan Kopi sebagai Pendongkrak Ekonomi Lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.