Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: 73 Warga Boleh Pulang Karena Aman dari Luncuran Lava Karangetang

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: 73 Warga Boleh Pulang Karena Aman dari Luncuran Lava Karangetang Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Luncuran lava pijar yang mengalir dari puncak kawah utama Gunung Karangetang pada Rabu (8/2) lalu menyebabkan sebanyak 73 warga Lindongan Tiga, Kampung Dompase diungsikan.

Manado - Sebanyak 73 warga Lindongan Tiga, Kampung Dompase, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara yang sempat mengungsi dibolehkan pulang karena titik ujung luncuran lava Gunung Karangetangmasih jauh dengan permukiman penduduk.

"Mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah digelar pertemuan dengan instansi terkait di antaranya dengan pengamat gunung yang dari Bandung," sebut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sonny Belseran di Manado, Rabu.

Pertimbangan bisa dipulangkannya warga Lindongan Tiga, Kampung Dompase tersebut karena titik ujung luncuran masih jauh dengan permukiman penduduk.

"Jarak titik ujung luncuran dengan permukiman warga ada sekitar dua kilometer sehingga relatif aman," katanya.

Meski begitu, kata dia, apabila aktivitas vulkaniknya terus meningkat dan jarak luncuran semakin mendekati dengan permukiman, warga bisa saja diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Mungkin saja tidak hanya warga Lindongan Tiga, tapi warga kampung lainnya yang tempat tinggalnya semakin dekat dengan titik luncuran lava pijar akan dievakuasi untuk sementara waktu ke tempat yang lebih aman," katanya.

Sonny berharap warga di sekitar Gunung Karangetang tetap berhati-hati, waspada serta mematuhi anjuran-anjuran dari pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, sebanyak 73 jiwa atau 21 kepala keluarga yang tinggal di Lindongan tiga, Kampung Dompase, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, diungsikan setelah Gunung Karangetang memuntahkan lava pijar pada Rabu (8/2) pekan lalu.

Warga khawatir, luncuran lava pijar salah satu gunung api aktif di Sulawesi Utara tersebut semakin dekat dengan permukiman warga, warga akhirnya diungsikan ke Gereja GMIST Bukit Sion Dompase.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.