Tim Peneliti Korsel Menemukan Materi Mekanika Kuantum melalui Kondensasi Awan Berputar

Kamis, 09 Feb 2023, 23:57 WIB

SEOUL - Tim peneliti dalam negeri Korea Selatan (Korsel) berhasil menemukan materimekanika kuantum.

Kementerian Sains, Teknologi, Informasi dan Telekomunikasi menyatakan tim peneliti yang dipimpin oleh profesor Universitas Dongguk berhasilmengidentifikasi untuk pertama kalinya fenomena materi kuantum baru muncul ketika 'awan berputar', karakteristik yang muncul pada suhu yang sangat rendah dipadatkan.

Ket. Foto: Ilustrasi materi mekanika kuantum. — Sumber: Istimewa

Awan berputar adalah fenomena yang terjadi apabila menurunkan suhu dari materi logam dan semikonduktor, elektron yang mengelilingi ketidakmurnian berkumpul seperti awan.

Fenomena tersebut dimanfaatkan dalamkereta levitasi magnetik atauPencitraan Resonansi Magnetik (MRI).

Namun, keberadaan awan berputar dibuktikan untuk pertama kali pada tahun 2020 walaupun diperkirakan terjadi pada tahun 1930-an akibat batasan dalam eksperimen untuk menyediakan kondisi temperatur sangat rendah.

Tim peneliti menemukan melalui spektroskopi dan pengukuran konduktivitas listrik bahwa ketika suhu logam silikon diturunkan ke suhu yang sangat rendah mendekati nol mutlak (OK, minus 273,15 ° C) untuk menciptakan situasi awan berputar mengembun, bahan baru di keadaan "kondensasiBose-Einstein" telah dibuat.

Kondensasi Bose-Einstein adalah keadaan di mana partikel yang disebut 'boson' mengembun satu sama lain di suhu yang sangat rendah dan terlihat seperti satu benda yang memiliki sifat mekanika kuantum. Hal ini juga disebut sebagai keadaan kelima yang berbeda dengan padat, cair, gas, dan plasma.

Tim peneliti yang tengah melakukan penelitian perangkat komputer kuantum pada tahun 2015 menegaskan sinyal baru yang belum pernah terlihat sebelumnya muncul dalam logam silikon yang bercampur dengan bahan ketidakmurnian.

Tim tersebut berhasil menemukan fenomena ini melalui penelitian dan eksperimen selama 7 tahun.

Tim peneliti berekspektasi penelitian kali ini bermanfaat untuk memahami interaksi spin dalam logam dan semikonduktor dan meneliti material yang memiliki fenomena awan berputarseperti superkonduktor suhu tinggi.

Tim peneliti menyatakan akan melakukan penelitian tambahan fenomena apa yang terlihat apabila mengatur konsentrasi awan berputar di logam murni.

Hasil penelitian tim profesor bersama tersebutdimuat di 'Nature Physic', salah satu jurnal internasional paling bergengsi di bidang fisika.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.