- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kemlu: 1 WNI asal Bali Men...
Kemlu: 1 WNI asal Bali Meninggal Dunia, 123 Orang Berhasil Dievakuasi KBRI Ankara dari 5 Wilayah Paling Terdampak Gempa di Turki
Rabu, 08 Feb 2023, 16:36 WIBJAKARTA - Tim KBRI Ankara yang dipimpin langsung oleh Dubes RI sudah tiba di daerah gempa pada Selasa (7/2) pukul 21.30 waktu setempat, setelah melalui perjalanan darat sekitar 17 jam dan menempuh kondisi cuaca badai salju dengan suhu sekitar 4 hingga -7 derajat.
Tim KBRI Ankara yang terdiri dari Tim Konsuler Perlindungan WNI, Tim Atase Pertahanan dan Perbinlu (pejabat BIN) sudah melakukan evakuasi dari 4 titik paling terdampak gempa. Jumlah yang dievakuasi sebanyak 123 orang dari target semula 104 orang. Termasuk di dalamnya 2 WN Malaysia dan 1 WN Myanmar.
"1 WNI atas nama Ayu Fira dan 2 anaknya di Hatay yang hingga kemarin dinyatakan belum bisa dihubungi, sudah berhasil ditemukan dan dalam keadaan selamat," demikian pernyataan KBRI Ankara seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Rabu (8/1).
"1 WNI atas nama Nia Marlinda asal Bali dan seorang anak berusia 1 tahun serta suami WN Turki di Kahramanmaras ditemukan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan," imbuh KBRI Ankara.
Kolonel Amir, Atase Pertahanan RI KBRI Ankara, yang memimpin tim Evakuasi ke Kahramanmaras telah memastikan pemulasaraan almarhumah dan KBRI telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada keluarga almarhumah. Almarhumah dan keluarga akan dimakamkan hari ini di Kahramanmaras.
Terkait 2 WNI pekerja spa therapist yang berstatus "belum bisa dihubungi" di Dyarbakir, tim evakuasi yang dipimpin oleh Kombes Budi Wardiman masih melakukan pelacakan di Dyarbakir sambal melakukan evakuasi 20 WNI di Dyarbalir dan Malatya.
Sementara Terkait dengan berita di Harian Fajar yang memberitakan adanya WNI meninggal dunia di Gaziantep, tim evakuasi di Gaziantep telah melakukan penelusuran.
Pemberi keterangan yang mengaku WNI di Gaziantep atas nama Vivi Haryono tidak ada di dalam data WNI KBRI Ankara dan tidak dikenal oleh masyarakat Indonesia di Gaziantep. Sementara itu, reporter/redaktur Harian Fajar yang memberitakan hal tersebut tidak menjawab permintaan konfirmasi yang dikirimkan KBRI Ankara. Karena itu berita ini berstatus "tidak terverifikasi". I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Turki vs Paraguay: Laga Hidup Mati Demi Menjaga Asa di Piala Dunia 2026
-
Turki Kembangkan Meriam Howitzer Dengan Penggerak SUV
-
Preview Turki vs Paraguay: Momentum Para Pelatih Menjawab Kritikan
-
Legislator Arzeti Bilbina Minta Pemerintah Dampingi Korban "Daycare" dengan Psikolog
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Senasib Sepenanggungan, Thailand Dorong Myanmar Kembali Aktif di Keluarga Besar ASEAN
-
Jadwal Event Jakarta April 2026: Lokasi Deep and Extreme Indonesia (DXI) dan Pameran IWA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.