Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kaltim Dorong Peningkatan Akreditasi Puskesmas

📅 Senin, 06 Feb 2023, 01:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kaltim Dorong Peningkatan Akreditasi Puskesmas Doc: Antara/Diskkminfo Kaltim
Ket. Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin.

Samarinda - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mendorong peningkatan akreditasi sejumlah pusat kesehatan masyarakat atau Puskesmas yang ada di wilayah setempat menuju akreditasi paripurna atau mendekati sempurna dalam pelayanan kesehatan.

Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin, Minggu menjelaskan, berdasarkan Permenkes Nomor 46 Tahun 2015 akreditasi puskesmas terbagi dalam 5 jenis akreditasi yaitu tidak terakreditasi, terakreditasi dasar, terakreditasi madya, terakreditasi utama, dan terakreditasi paripurna.

Ia mengatakan saat ini sebanyak 188 puskesmas se-Kaltim sudah terakreditasi. Namun hanya enam puskesmas yang terakreditasi paripurna, yang mendekati sempurna dan menyeluruh.

"Enam puskesmas dengan akreditasi paripurna tersebut tersebar di Kukar satu Puskesmas, Balikpapan dua Puskesmas, Samarinda satu puskesmas, Bontang satu puskesmas, dan sisanya masih terakreditasi dasar, madya, dan utama," kata Jaya Mualimin di Samarinda.

Menurut Jaya status akreditasi tersebut sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat, semakin puskesmas terakreditasi paripurna, maka itu menjadi jaminan puskesmas mempunyai mutu yang baik.

Jaya mengungkapkan puskesmas akreditasi dasar di Kaltim masih ada 35. Madya 103, dan utama 38. Terkhusus untuk puskesmas terakreditasi dasar diharapkan bisa meningkat ke madya. Begitu seterusnya.

"Sekarang dengan melandai COVID-19, peningkatan akreditasi puskesmas itu sudah dimulai," jelasnya.

Jaya menargetkan, hingga Juni 2023 mendatang Kaltim telah mencapai 60 persen untuk puskesmas terakreditasi utama dan paripurna.

Untuk rincian puskesmas akreditasi dasar ada satu di Paser, enam di Kutai Barat ( Kubar) sepuluh di Kutai Kartanegara ( Kukar) dua di Kutai Timur ( Kutim) satu di Berau, tiga di PPU, satu di Mahakam Ulu ( Mahulu) , delapan di Balikpapan, tiga di Samarinda, dan di Bontang tidak ada sama sekali.

Kemudian untuk akreditasi madya, ada 17 di Paser, 11 di Kubar, 16 di Kukar, 16 di Kutim, 12 di Berau, enam di PPU, tiga di Mahulu, sembilan di Balikpapan, 12 di Samarinda, dan satu di Bontang.

Lalu puskesmas terakreditasi utama ada satu di Paser, dua di Kubar, lima di Kukar, tiga di Kutim, empat di Berau, dua di PPU, satu di Mahulu, tujuh di Balikpapan, sepuluh di Samarinda, dan tiga di Bontang.

"Kami mengharapkan puskesmas terakreditasi madya bisa segera naik jadi utama," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.