Ayatollah Ali Khamenei Beri Ampunan Ribuan Tahanan Iran, Kecuali Tahanan Ini

Senin, 06 Feb 2023, 08:21 WIB

DUBAI - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memberi amnesti ke puluhan ribu tahanan termasuk beberapa yang ditangkap dalam aksi protes anti-pemerintah, menurut laporan Kantor Berita Negara IRNA pada Minggu (5/2).

Namun, laporan media pemerintah itu menyebutkan amnesti yang diberikan oleh Khameneitersebut bersyarat. Salah satunya adalah warga berkewarganegaraan ganda yang banyak ditahan di Iran tidak bisa mendapat pengampunan itu.

IRNA mengatakan bahwa mereka yang dituduh melakukan "korupsi di bumi" - tuduhan besar yang diajukan terhadap beberapa pengunjuk rasa, juga tidak bisa mendapat amnesti. Setidaknya empat dari beberapa pengunjuk rasa yang dituduh melakukan korupsi di bumi, telah dieksekusi.

Terlebih lagi, mereka yang dituduh telah "melakukan kegiatan mata-mata untuk lembaga asing" atau mereka yang "berafiliasi dengan kelompok-kelompok yang memusuhi Republik Islam", juga tidak memenuhi syarat amnesti yang diberikan Pemimpin Tinggi Iran, kata media pemerintah.

Protes meletus di Iran setelah seorang wanita Kurdi Iran meninggal dalam tahanan oleh polisi moral September lalu, karena diduga melanggar aturan berpakaian bagi perempuan.

Semua lapisan masyarakat Iran berpartisipasi dalam demonstrasi yang dianggap menjadi salah satu tantangan paling besar terhadap Iran sejak Revolusi 1979.

Menurut kantor berita aktivis HRANA, setidaknya 20 ribu orang telah ditangkap terkait dengan aksi protes, Pihak berwenang menuduh mereka sebagai musuh asing Iran yang memanas-manasi keadaan.

Organisasi-organisasi HAM mengatakan lebih dari 500 orang, termasuk 70 anak di bawah umur, telah tewas dalam tindakan keras itu. Menurut pengadilan Iran, empat orang telah digantung mati.

Dalam sebuah surat untuk memohon pengampunan kepada Khamenei, kepala kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei mengatakan: "Selama peristiwa baru-baru ini, sejumlah orang, terutama anak-anak muda, melakukan tindakan yang salah dan kejahatan sebagai akibat dari indoktrinasi dan propaganda musuh.

Unjuk rasa telah meredup jauh sejak eksekusi dimulai.

"Karena rencana musuh asing dan arus anti-revolusi telah digagalkan, banyak dari anak muda ini menyesali tindakan mereka," tulis Ejei.

Khamenei kemudian menyetujui perhomohan pengampunan itu untuk menghormati peringatan Revolusi Islam 1979.

Tetapi grasi itu tidak berlaku bagi mereka yang "tertuduh memata-matai untuk intelijen asing; melakukan kontak langsung dengan intelijen asing; dengan sengaja melakukan pembunuhan dan cedera; dan melakukan perusakan dan pembakaran properti negara".

"Tentu saja, mereka yang tidak menyatakan penyesalan atas aksi mereka dan tidak memberikan komitmen tertulis untuk tidak mengulangi aksi itu, tidak akan diampuni," kata wakil kepala kehakiman Sadeq Rahimi, kata media pemerintah.

Organisasi HAM Iran yang berbasis di Norwegia mengatakan minggu ini bahwa sedikitnya 100 pengunjuk rasa yang ditahan mungkin akan menghadapi hukuman mati.

Amnesty International telah mengkritik otoritas Iran, yang menyebut otoritas tersebut mengadakan "peradilan palsu untuk mengintimidasi mereka yang berpartisipasi dalam pemberontakan rakyat yang telah mengguncang Iran".

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.