BNPT Yakini Vaksin Kebangsaan Mampu Reduksi Penyebaran Intoleransi

Senin, 30 Jan 2023, 14:12 WIB

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia meyakini lima vaksin kebangsaan yang digagas lembaga tersebut mampu mereduksi ancaman penyebaran intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

"Lima vaksin ini kami istilahkan bahwa penyebarluasan virus yang disebarkan oleh mereka yang mengusung ideologi terorisme," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (30/1).

Ket. Foto: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (30/1). — Sumber: antarafoto

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPT pada workshop reformasi birokrasi dengan tema "Perkuat kapasitas reformasi birokrasi untuk wujudkan insan BNPT berintegritas, nasionalisme, profesional dan terpuji dalam mengemban tugas penanggulangan terorisme yang efektif".

Boy menjelaskan lima vaksin kebangsaan tersebut ialah transformasi wawasan kebangsaan, revitalisasi nilai-nilai Pancasila, moderasi beragama, pelestarian akar budaya bangsa, dan terakhir transformasi pembangunan kesejahteraan.

Mantan Kapolda Papua tersebut mengatakan implementasi dari lima vaksin kebangsaan tersebut tidak bisa hanya dilakukan BNPT semata. Sebab, dalam melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme dibutuhkan kerja sama semua pihak.

Boy menjelaskan wawasan kebangsaan ialah cara pandang Indonesia dalam melihat diri sendiri dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan. BNPT sendiri memfokuskan penguatan itu pada empat konsensus nasional yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bineka Tunggal Ika.

"Empat konsensus nasional ini agar kita tidak lupa dengan apa yang telah dikonsensuskan pendiri bangsa," jelasnya.

Kedua, lembaga itu terus menguatkan nilai-nilai Pancasila. Khusus pada aspek ini, BNPT menilai tidak akan tumpang tindih dengan BPIP. Alasannya, penguatan Pancasila merupakan tugas semua anak bangsa.

Vaksin ketiga yaitu moderasi beragama yang dinilai BNPT juga tidak akan berbenturan atau tumpang tindih dengan Kementerian Agama. Sebab, kelompok radikal senantiasa menggunakan narasi agama. Padahal, pada dasarnya agama untuk membangun akhlak umat bukan disalahgunakan atau memecah belah persatuan.

"Ayo kita berbicara toleransi dalam beragama," ajak dia.

Berikutnya, BNPT terus berusaha mempromosikan pelestarian akar budaya bangsa. Tujuannya agar ribuan kekayaan budaya yang sejatinya merupakan identitas nasional tetap mengakar, dan bisa melawan ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila termasuk soal budaya lain.

Kepala BNPT yang bergelar adat Datuak Rangkayo Basa tersebut mengatakan juga telah bersurat kepada kementerian dan lembaga agar lebih banyak lagi menampilkan berbagai seni budaya, tari, musik dan sebagainya saat mengadakan suatu kegiatan.

Vaksin terakhir yaitu terkait transformasi pembangunan kesejahteraan. Dalam aspek ini apabila pemerintah bisa memaksimalkannya melalui program pembangunan nasional, maka diyakini tidak ada lagi masyarakat yang termarginalkan.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 tersebut melihat masyarakat kategori marginal kerap kali dimanfaatkan atau mudah dipengaruhi kelompok terorisme. Oleh sebab itu, butuh perhatian pemerintah bagi masyarakat marginal khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.