- Home
-
- Luar Negeri
-
- PBB Soroti Penambakan Mass...
PBB Soroti Penambakan Massal di Calfornia AS, Sampaikan Duka Mendalam ke Keluarga Korban
Rabu, 25 Jan 2023, 09:25 WIBSekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres mengaku terkejut dan turut prihatin atas insiden penembakan massal yang terjadi di Monterey Park di Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS) pada Senin (23/1).
"(Guterres) menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan orang tercinta dari para korban, serta mendoakan pemulihan yang cepat bagi korban luka," kata Stephane Dujarric, Kepala Juru Bicara Sekjen PBB, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Xinhua, Selasa (24/1).
Sekjen PBB itu juga "menyampaikan solidaritas dengan komunitas Asia-Amerika di Amerika Serikat," imbuh pernyataan itu.
Seperti diketahui, lima wanita dan lima pria tewas sementara 10 orang lainnya terluka dalam insiden penembakan massal yang terjadi pada Sabtu (21/1) malam di Kota Monterey Park, yang terletak 16 kilometer di timur pusat kota Los Angeles, kata pihak berwenang setempat pada Minggu (22/1). Jumlah korban tewas bertambah menjadi 11 orang pada Senin (23/1).
Sementara itu, penembakan juga terjadi di Half Moon Bay, California yang menewaskan tujuh orang dan satu lainnya luka kritis pada Senin (23/1). Adapun dua penembakan tersebut saling terkait satu sama lain.
Sheriff San Mateo County, Christina Corpus, mengatakan para korban ditembak di area pertanian milik komunitas di sana yang lokasinya berjarak sekitar 50 kilometer dari selatan San Fransisco.
"Polisi yang bertugas saat menerima panggilan darurat menemukan empat korban tewas dan satu korban luka di lokasi pertama, kemudian menemukan tiga lagi korban tewas di lokasi lain tak jauh dari lokasi pertama," kata Corpus.
Tersangka penembakan telah ditahan. Ia adalah seorang warga Half Moon Bay berusia 67 tahun bernama Zhao Chunli, yang menurut pihak berwenang melakukan aksinya sendirian.
Motif penembakan sampai saat ini juga belum jelas. Namun, Presiden Dewan pengawas San Mateo County Dave Pine menggambarkan tersangka sebagai pekerja yang pemarah.
Penangkapan berhasil dilakukan setelah seorang polisi melihat mobil pelaku berada di tempat parkir sebuah cabang Departemen Sheriff San Mateo County.
Video dari afiliasi Bay Area ABC 7 memperlihatkan penangkapan itu, dengan dua pria berpakaian preman dan seorang polisi berseragam lengkap sambil menodongkan senjata memerintahkan pelaku keluar dari mobilnya.
Tersangka akhirnya keluar dan berhasil ditahan setelah digeledah terkait senjata. Polisi menemukan sebuah pistol di mobil pelaku.
Insiden penembakan ini hanya berselang dua hari dari insiden penembakan yang sebelumnya terjadi di Monterey Park, California, yang menewaskan 11 orang.
Polisi hingga saat ini masih mencari motif di balik penembakan itu.
"Tragedi demi tragedi terjadi," tulis Gubernur California Gavin Newsom merespons insiden penembakan itu.
Ia mengaku tengah berada di rumah sakit membesuk korban penembakan massal Monterey Park saat diberitahu ada insiden penembakan lain yang terjadi.
Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre juga mengatakan bahwa Presiden Joe Biden telah diberi pengarahan tentang insiden tersebut.
- pbb
- Antonio Guterres
- Amerika Serikat (AS)
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
- california
- Penembakan Massal di Amerika Serikat
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
-
Wali Kota: 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung Saat Libur Lebaran
-
Satu Bus AKAP Tak Laik Jalan Tujuan Madura di Terminal Tanjung Priok
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Anggaran Kemenhub 2026 Rp28,48 Triliun Difokuskan pada Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
-
KIP Kuliah 2026 Dibuka: Ini Syarat, Kuota, Nominal Bantuan, dan Cara Daftar
-
Densus 88 Tingkatkan Pengawasan dari Ancaman Terorisme
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.