Festival UMKM Mimika 2026 Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional hingga Internasional

Minggu, 09 Agu 2026, 20:28 WIB

Mimika, Papua Tengah - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, optimistis omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal meningkat melalui Festival UMKM Mimika 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi di Timika, Minggu (9/8), mengatakan festival tersebut digelar pada 10-12 Agustus 2026 untuk memperingati Hari UMKM Nasional ke-10 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ket. Foto: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi (baju putih) berpose bersama usai konferensi pers tentang kesiapan Festival UMKM Mimika 2026, Minggu (9/8). — Sumber: Antara

"Melihat festival tahun lalu, ada yang omzetnya mencapai Rp2 juta sampai Rp3 juta, bahkan ada yang Rp15 juta. Mudah-mudahan kali ini omzetnya bisa naik, sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta untuk satu stan," kata Samuel.

Festival UMKM Mimika 2026 diikuti 125 pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM serta sejumlah organisasi perangkat daerah yang tergabung dalam rumpun ekonomi Pemerintah Kabupaten Mimika.

Saat ini, lebih dari 3.000 UMKM di Mimika telah terdaftar dalam Online Data System (ODS) Kementerian UMKM.

Festival tersebut menampilkan beragam produk unggulan daerah, seperti kerajinan noken, kopi, kuliner, aksesori, hingga produk olahan lokal seperti tambelo.

Samuel mencontohkan kelompok perajin Noken Nakia yang kini mampu mencatat omzet hingga sekitar Rp40 juta. Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan potensi UMKM lokal yang semakin kuat apabila didukung pembinaan dan akses pasar yang memadai.

"UMKM Mimika ini harus bisa dikenal secara nasional bahkan internasional. Noken Mimika sudah ada yang sampai Jepang, Amerika, Filipina dan Singapura," ujarnya.

Untuk memperkuat pengembangan UMKM, Pemkab Mimika terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dekranasda Mimika, PKK, YPMAK, Dinas Perindustrian, serta PT Freeport Indonesia.

Selain produk kerajinan, sejumlah komoditas seperti kopi dan buah merah Mimika juga mulai menembus pasar nasional.

Samuel mengatakan Festival UMKM Mimika 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi, tetapi juga bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi daerah.

"Mimika ini punya tambang, tetapi Mimika juga punya UMKM. Karena itu dalam momentum ulang tahun kemerdekaan ini kami tetap menyukseskan dan mengembangkan UMKM," katanya.

Untuk mendukung transaksi, sebagian UMKM binaan telah menggunakan pembayaran digital melalui QRIS. Meski demikian, transaksi tunai tetap disediakan selama festival berlangsung.

Festival UMKM Mimika 2026 juga akan dimeriahkan hiburan dari Tifa. Adapun sejumlah perlombaan yang biasanya digelar tidak dilaksanakan tahun ini karena pemerintah daerah telah menyiapkan Festival UMKM yang lebih besar pada Oktober 2026 di Timika.

Samuel berharap kegiatan pada Oktober tersebut menjadi momentum lebih besar untuk memperkenalkan produk UMKM Mimika. Pemkab Mimika juga berharap Menteri Koperasi, Menteri UMKM, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dapat menghadiri kegiatan tersebut.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.