- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ratu Kripto Ini Wanita Pal...
Ratu Kripto Ini Wanita Paling Dicari FBI, Tipu Investor Hingga Miliaran Dolar
Senin, 23 Jan 2023, 15:47 WIBJAKARTA - Wanita paling dicari FBI, Ruja Ignatova, karena kasus penipuan lebih dari $4 miliar, baru-baru ini melampirkan namanya ke properti mewah yang terdaftar untuk dijual di London.
Pengajuan hukum itu menjadi tanda kehidupan pertama dari warga negara Jerman ini sejak menghilang tanpa jejak lebih dari lima tahun lalu.
Pengacara yang mewakili Ignatova mengajukan klaim ke flat empat kamar tidur minggu lalu, iNews melaporkan pada Kamis.Properti tersebut sebelumnya didaftarkan ke perusahaan anonim yang terdaftar di Guernsey, tetapi diketahui oleh jurnalis BBC pada 2021 ternyata milik Ignatova.
Apartemen itu terdaftar untuk dijual minggu lalu dengan harga £11 juta ($13,6 juta), dan digambarkan oleh rumah lelang Knight Frank sebagai "penthouse empat kamar yang mengesankan". Namun, pada Minggu, property itu tampaknya telah ditarik dari penjualan, menurut beberapa situs web properti Inggris.
Ignatova, yang dikenal di media sebagai 'Cryptoqueen', adalah pendiri OneCoin, skema Ponzi yang menjual token tidak berharga yang nantinya akan diketahui pembeli bahwa mereka tidak dapat menguangkan uang sungguhan.Investor dijanjikan token tambahan jika mereka merekrut lebih banyak investor, dan skema piramida membengkak hingga perusahaannya "menipu korban lebih dari $4 miliar," menurut FBI.
Dengan investor yang tidak sabar dan layanan pertukaran yang dijanjikan belum terwujud, dia menjadwalkan pidato di Lisbon pada Oktober 2017. Dia berjanji untuk memberi tahu kapan mereka bisa menjual token mereka.Namun Ignatova tak pernah muncul, dan FBI menyatakan bahwa gerakan terakhirnya yang diketahui adalah terbang dari Bulgaria tempat ia dilahirkan ke ibu kota Yunani Athena, bulan itu.
Pengadilan New York mengeluarkan surat perintah penangkapan Ignatova pada Oktober 2017. Dia didakwa pada 2018 dengan dakwaan penipuan, pencucian uang, penipuan sekuritas, dan konspirasi.Saat ini, dia satu-satunya wanita dalam daftar sepuluh buronan paling dicari FBI. Agensi menawarkan hadiah $100.000 untuk informasi tentang dirinya jika tertangkap.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Evaluasi Mudik Lebaran 2026: Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan
-
ChatGPT Atlas Resmi Diluncurkan: Browser dari OpenAI Siap Tantang Dominasi Google Chrome
-
PPATK: Kejahatan Keuangan Meningkat pada 2025
-
Gunung Slamet Mulai Menggeliat Berpotensi Muntahkan Erupsi
-
Viral Gambar Agen FBI 'Culun' yang Mendadak Garang Saat Penembakan di Makan Malam Trump
-
FBI Gagalkan Rencana Serangan Teroris pada Halloween di Michigan
-
Mendekati Ramadan, Harga Daging Sapi Diprediksi Naik hingga 15 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.