Mata Uang Iran Terjun Bebas, 447.000 Rial per Dolar AS

Minggu, 22 Jan 2023, 10:42 WIB

DUBAI - Nilai tukar mata uang Iran terhadap dolar AS anjlok ke level terendah baru pada Sabtu (21/1) di tengah meningkatnya isolasi negara itu dan kemungkinan sanksi Uni Eropa (UE) terhadap Garda Revolusi Teheran atau beberapa anggotanya.

Hubungan UE dan Teheran memburuk dalam beberapa bulan terakhir akibat upaya menghidupkan kembali perundingan nuklir, mandek. Iran telah menahan beberapa warga negara Eropa, dan blok itu makin kritis terhadap tindak kekerasan yang dilakukan Iran kepada para pengunjuk rasa dan penerapan hukuman mati.

Ket. Foto: Seorang pria Iran menghitung uang dan cek perjalanan di Tehran, Iran, 21 Agustus 2019. — Sumber: VOA/AP/Ebrahim Noroozi

UE tengah mempertimbangkan sanksi putaran keempat terhadap Iran, dan sumber-sumber diplomatik mengatakan bahwa anggota-anggota Garda Revolusi Iran akan ditambahkan ke dalam daftar sanksi UE pekan depan. Namun beberapa negara anggota UE ingin melangkah lebih jauh dan menggolongkan kelompok itu sebagai organisasi teroris.

Di pasar tidak resmi di Iran, satu dolar dijual 447.000 rial Iran pada Sabtu (21/1), melonjak dari 430.500 rial sehari sebelumnya, menurut situs valuta asing Bonbast.com.

Nilai tukar Rial telah merosot sebesar 29% sejak gelombang unjuk rasa nasional menyusul kematian Mahsa Amini. Perempuan Kurdi berusia 22 tahun itu meninggal dalam tahanan polisi pada 16 September tahun lalu.

Kerusuhan yang menyusul setelahnya menjadi salah satu tantangan terbesar negara teokratis Iran sejak terjadinya Revolusi Islam pada 1979.

Situs ekonomi Ecoiran menyalahkan "konsensus global" yang terang-terangan menentang Iran atas semakin jatuhnya nilai rial.

"Meningkatnya tekanan politik, seperti menempatkan Garda Revolusi dalam daftar organisasi teroris dan memberlakukan pembatasan pada kapal-kapal dan kapal tanker minyak yang terkait dengan Iran.. merupakan faktor-faktor yang menunjukkan konsensus global untuk menentang Iran, (yang mungkin memengaruhi) tingkat nilai tukar dolar di Teheran," kata Ecoiran.

Parlemen Eropa menyerukan kepada UE pada Rabu (18/1) agar menggolongkan Garda Revolusi Iran sebagai kelompok teroris, menuding korps militer yang kuat itu atas penindasan demonstran dan pengiriman pesawat nirawak ke Rusia. Majelis pada akhirnya tidak dapat memaksa UE untuk menambahkan pasukan Iran tersebut ke dalam daftar kelompok teroris. Namun, pernyataan itu mengirimkan pesan politik yang jelas kepada Teheran.

Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad Reza Farzin pada Sabtu (21/1) menuding "operasi psikologis" sebagai penyebab merosotnya nilai tukar rial. Teheran menyebut operasi itu diatur oleh musuh-musuhnya untuk mengacaukan Republik Islam Iran.

Menghadapi laju inflasi yang mencapai 50%, warga Iran berusaha membeli dolar, mata uang kuat lainnya atau emas untuk mengamankan tabungan mereka.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.