Rusia Akan Kirim Kapsul Baru untuk Memulangkan 3 Kru di ISS

Sabtu, 21 Jan 2023, 08:08 WIB

Rusia akan mengirim kapsul baru pada bulan depan untuk membawa tiga awak Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) usai rencana awal kepulangan mereka terpaksa dibatalkan.

Dua orang Rusia, Kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitri Petelin, juga satu astronaut Amerika Frank Rubio terpaksa tinggal beberapa bulan lebih lama di ISS seraya menunggu kapsul baru. Ketiga astronaut itu seharusnya kembali ke Bumi pada Maret dengan kapsul Soyuz yang sama yang membawa mereka pada September lalu. Namun, kapsul itu rusak usai ditabrak oleh meteoroid kecil pada 14 Desember tahun lalu. Akibatnya, tabrakan itu menciptakan lubang kecil dan kebocoran di radiator.

Ket. Foto: Rusia akan mengirim kapsul baru pada bulan depan untuk membawa 3 kru pulang ke Bumi. — Sumber: Istimewa

Kebocoran itu juga menyebabkan NASA dan Badan Antariksa Rusia terpaksa membatalkan perjalanan ruang angkasa atau spacewalk dua kosmonot Rusia saat mereka bersiap untuk keluar dari ISS. Walau begitu, NASA mengatakan baik Prokopyev dan Petelin tidak dalam bahaya, begitu pula Rubio. Ini adalah kedua kalinya kosmonot Rusia harus membatalkan spacewalk. Sebelumnya, dalam upaya pertama pada 25 November, pasangan itu berencana memindahkan radiator dari satu modul yang terpasang di ISS ke modul lainnya. Dalam upaya pertama itu, masalah muncul dengan pompa pendingin pada pakaian antariksa kosmonot Rusia.

Kepala penerbangan ruang angkasa untuk Badan Antariksa Rusia, Sergei Krikalev mengatakan, jika tidak ada keadaan darurat di ISS, maka akan terlalu berbahaya bagi kru untuk menggunakan kapsul itu untuk kembali ke Bumi. Meskipun para insinyur Rusia percaya bahwa kapsul tersebut dapat bertahan saat kembali memasuki Bumi dan mendarat dengan aman, Krikalev yang juga mantan kosmonot menuturkan, suhu kabin dapat mencapai 40 derajat Celcius dengan kelembapan tinggi karena tidak dapat melepaskan panas yang dihasilkan oleh komputer dan elektronik lainnya.

Melansir The Associated Press, kapsul Soyuz baru akan diluncurkan dari Kazakhstan pada 20 Februari, atau sebulan lebih awal dari rencana. Kepala Badan Antariksa Rusia Yuri Borisov menjelaskan tidak ada kru yang akan ikut pada peluncuran itu sehingga kapsul akan terbang dalam mode otomatis. Rencana awalnya adalah meluncurkan Soyuz baru ini pada bulan Maret dengan dua orang Rusia dan satu orang Amerika, menggantikan tiga orang yang sudah ada di sana. Awak baru ini sekarang harus menunggu hingga akhir musim panas atau musim gugur untuk terbang ketika kapsul lain siap untuk mereka.

Sementara itu, Manajer program ISS NASA Joel Montalbano mengatakan pihaknya dan Badan Antariksa Rusia tengah mengerjakan rencana cadangan jika jika terjadi keadaan darurat yang memaksa tujuh penghuni ISS melarikan diri sebelum kapsul Soyuz yang baru tiba di sana. Sebagai informasi, selain Prokopyev, Petelin, dan Rubio, ISS saat ini dihuni astronaut NASA Nicole Mann dan Josh Cassada; Anna Kikina dari Rusia dan Koichi Wakata dari Jepang. Keempatnya mengendarai kapsul SpaceX Oktober lalu.

Borisov sendiri mengatakan analisis mengkonfirmasi kebocoran itu disebabkan oleh mikro meteoroid, dan bukan puing-puing pesawat ruang angkasa atau cacat produksi. Rusia pada akhirnya akan membawa kembali kapsul yang rusak dengan hanya membawa sampel sains. Sementara, NASA mengambil bagian dalam semua diskusi dan menyetujui rencana tersebut.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.