JCM Bisa Gunakan Dana JETM
Jumat, 20 Jan 2023, 08:34 WIBJAKARTA - Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian, Ferry Ardiyanto, mengatakan proyek Joint Crediting Mechanism (JCM) bisa turut memanfaatkan pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) hasil kesepakatan KTT G20 di Bali.
"Sudah ada rapat di Kemenko Marves dan Kementerian ESDM menyampaikan JETP kalau bisa dimasukkan dalam bilateral JCM karena JETP ini inisiatif dari G7, di mana Jepang merupakan salah satu anggotanya," katanya dalam Media Briefing di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/1).
Adapun Indonesia dan Jepang melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama JCM secara terpisah pada Agustus 2013, dan kini Indonesia menjadi negara dengan proyek JCM terbanyak yakni sebanyak 52 proyek.
Sementara itu, JETP merupakan komitmen pendanaan transisi energi di Indonesia, dimana Amerika Serikat (AS) dan Jepang menjadi pendonor JETP sebesar 20 miliar dollar AS atau sekitar 310 triliun rupiah untuk lima tahun ke depan atau sejak 2022 sampai 2027.
Salah satu tujuan utama pendanaan JETP adalah untuk program pensiun dini atau early retirement Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis baru bara. Ferry mengatakan proyek-proyek pensiun dini PLTU bisa masuk dalam skema pendanaan JCM dengan pendanaan dari JETP. "Tapi nanti kita lihat lagi berkoordinasi dengan pihak Jepang, kita masih harus cek lagi apakah ada proyek yang terkait retirement (PLTU)," lanjutnya.
Ferry menuturkan, selain pensiun dini PLTU, pendanaan JETP juga ditujukan untuk pengembangan kendaraan listrik dan proyek transisi energi lain, yang masih termasuk dalam proyek JCM. Selain JETP, dia juga berharap skema kerja sama Indonesia dan Jepang lain yaitu Asia Zero Emission Community (ASEC) dengan komitmen pendanaan 500 juta dollar AS juga bisa masuk dalam proyek JCM.
Tidak hanya proyek pensiun dini PLTU, Ferry juga mengungkapkan PT Pertamina (Persero) telah meminta proyek Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) juga bisa dimasukkan di proyek JCM. "Terkait dengan carbon capture utilization and storage, informasi dari sekretariat JCM," katanya.
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Kementerian ESDM
- Kemenko Marves
- emisi
- Joint Crediting Mechanism (JCM)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ditemukan Juga di Tambang Batu Bara
-
Sempat Tertunda, Proyek Blok Tuna Hidup Lagi! Perusahaan Rusia Siap Gaspol Juni 2026
-
Inggris Loloskan RUU Larangan Membeli Rokok untuk Warga Kelahiran Tahun 2009 Ke Atas
-
Emas Antam pada Senin Ini Turun Rp44.000 Menjadi Rp2,840 Juta/Gr
-
Musim Tanah Liat Mulai Memanas
-
Sekjen PBB Sambut Baik Gencatan Senjata Lebanon-Israel, Dukung Upaya Damai
-
Jalan Rusak di Pekalongan Segera Diperbaiki, Pemkot Klaim Sudah 90 Persen Tuntas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.