Menlu AS-Turki Bertemu, Pembelian Jet Tempur F-16 dan NATO Jadi Agenda

Kamis, 19 Jan 2023, 13:52 WIB

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menjamu Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di Washington DC untuk pertemuan yang diperkirakan akan didominasi oleh potensi penjualan jet tempur F-16 dan penolakan Turki atas aplikasi Swedia dan Finlandia bergabung ke NATO.

Pertemuan pada Rabu (18/1) mewakili kunjungan resmi pertama diplomat top Turki sejak Presiden AS Joe Biden menjabat hampir dua tahun lalu, sesuatu yang menurut pengamat mencerminkan hubungan yang rumit antara kedua negara. Blinken dan Cavusoglu pernah bertemu sebelumnya di sela-sela KTT NATO dan pertemuan PBB.

Ket. Foto: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken (kiri) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di kantor Departemen Luar Negeri AS. — Sumber: AFP

"Kami adalah sekutu dan mitra dekat," kata Blinken di awal pertemuan. "Itu tidak berarti kami tidak memiliki perbedaan, tetapi ketika memiliki perbedaan, justru karena kami adalah sekutu dan mitra, kami mengatasinya."

Sebelum pertemuan, para pejabat AS dan Turki mengatakan bahwa topik utamanya adalah invasi Rusia ke Ukraina, Suriah, dan kerja sama energi.

AS memuji Turki atas beberapa tindakannya setelah invasi Rusia, khususnya mediasi atas pembicaraan koridor biji-bijian.

Namun, kekhawatiran tetap ada tentang hubungan Ankara dengan Moskow. Hubungan antara sekutu NATO itu telah tegang sejak Turki mengakuisisi sistem pertahanan rudal Rusia pada 2019, yang menyebabkan penghapusan Ankara dari program jet tempur F-35 generasi berikutnya.

Turki kini berharap membeli jet F-16 dari AS, penjualan yang ditentang oleh beberapa anggota Kongres meskipun mendapat dukungan dari pemerintahan Biden.

Berbicara di puncak pertemuan, Cavusoglu merujuk pada kemungkinan penjualan, dengan mengatakan, "Kami mengharapkan persetujuan sejalan dengan kepentingan strategis bersama kita."

Pejabat Turki mengatakan keduanya juga akan membahas "bagaimana dapat memperkuat … kerja sama kita dalam perang melawan terorisme", sambil secara langsung merujuk ISIL (ISIS) dan Partai Pekerja Kurdistan, atau PKK - kedua kelompok ini dianggap sebagai ancaman dari luar. perbatasan selatan dengan Suriah.

Pejabat AS semakin khawatir tentang kemungkinan Turki melakukan operasi militer lintas batas baru melawan kelompok bersenjata Kurdi, serta niatnya untuk menormalisasi hubungan dengan Damaskus.

Sementara itu, Turki telah menjadi penghalang jalan utama bagi Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO, yang membutuhkan persetujuan dari 30 negara anggota.Turki dan Hongaria belum menyetujui aplikasi tersebut.

Turki menuduh negara-negara itu menyembunyikan kelompok Kurdi yang dianggapnya "teroris".Turki mengatakan Swedia, khususnya, pertama-tama harus mengambil sikap yang lebih jelas terhadap kelompok-kelompok ini, serta individu yang disalahkan atas upaya kudeta 2016.

Erdogan mengatakan pada hari Senin bahwa kedua negara harus mendeportasi atau mengekstradisi hingga 130 "teroris" ke Turki sebelum parlemen menyetujui permintaan mereka untuk bergabung dengan NATO.Pejabat dari negara-negara Nordik mengatakan tuntutan itu terlalu berlebihan.

Pada hari Selasa, Finlandia berharap kunjungan menteri luar negeri Turki ke AS akan membantu mengatasi kebuntuan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.