Kegiatan Dunia Usaha Melambat
Sabtu, 14 Jan 2023, 08:11 WIBJAKARTA - Survei Kegiatan Dunia Usaha Kuartal IV-2022 yang dilakukan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan bahwa kinerja kegiatan dunia usaha tetap kuat, dan diprediksi akan meningkat pada kuartal I-2023.
"Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,27 persen, meskipun lebih rendah dari SBT pada kuartal III-2022 sebesar 13,89 persen," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (13/1).
Nilai SBT tercatat positif pada seluruh sektor, kecuali sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan yang menurun, utamanya subsektor tanaman bahan makanan (tabama), seiring dengan masuknya musim tanam.
Tetapi, kuatnya kegiatan dunia usaha pada kuartal IV-2022 ditopang oleh sektor tersier yang tumbuh lebih tinggi, terutama sektor jasa-jasa serta sektor pengangkutan dan komunikasi sejalan dengan peningkatan permintaan saat Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun.
Sejalan dengan pelemahan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai pada kuartal IV-2022 tetap baik yakni sebesar 70,94 persen, meski relatif menurun dibandingkan kuartal III-2022 sebesar 73,67 persen. Dengan begitu, penggunaan tenaga kerja juga terindikasi mengalami penurunan.
Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha terindikasi membaik dari seluruh aspek, yaitu aspek likuiditas dan rentabilitas, disertai dengan akses pembiayaan yang lebih mudah.
Prospek 2023
Pada kuartal I-2023, responden memprakirakan kegiatan usaha meningkat dengan SBT tumbuh menjadi sebesar 13,66 persen.
Peningkatan kegiatan usaha diprakirakan terjadi pada sektor primer dan sekunder, antara lain sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan sejalan dengan masuknya musim panen yang dimulai pada Maret.
"Sementara itu, peningkatan sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan sejalan dengan mulai meningkatnya permintaan," ucapnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Tunai
-
Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Sesetan Festival Menjadi Wadah Kreatif untuk Menguatkan UMKM Lokal
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.