SNBP Menekankan Mata Pelajaran Spesifik Seuai Prodi

Rabu, 11 Jan 2023, 19:14 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Anindito Aditomo, menyatakan, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tetap menekankan mata pelajaran (mapel) spesifik yang paling relevan dengan program studi (prodi) yang dituju peserta seleksi. Menurutnya, siswa SMA harus meluruskan minat bakatnya.

Ket. Foto: Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Anindito Aditomo, dalam Konferensi Pers Pembukaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023, di Jakarta, Selasa (10/1). — Sumber: Muhamad Ma'rup

"Kemudian mempelajari secara mendalam pengetahuan spesifik yang diperlukan untuk prodi yang mereka inginkan nantinya," ujar Anindito, dalam Konferensi Pers Pembukaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023, di Jakarta, Selasa (10/1).

Meski begitu, dia memastikan, SNBP menghargai semua mapel. Tidak ada mapel yang diremehkan hanya gara-gara seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). "Jadi tidak ada mapel yang diremehkan diabaikann karena tidak diberi porsi dalam seleksi masuk PTN-nya," jelasnya.

Berbasis Tes

Anindito menambahkan, dalam SNPMB juga memiliki jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Dalam tes tidak mengukur penguasaan materi atau konten secara luas.

Dia menerangkan, dalam SNBT juga menerapkan Kurikulum Merdeka secara bertahap. Adapun Kurikulum Merdeka memiliki konten sedikit, tapi berorientasi pada pengembangan kompetensi menalar dan karakter secara utuh.

"Jadi bukan hapalannya yang penting. Ini yang juga diukur dala seleksi perguruan tinggi jalur tes berdasarkan tes ini," terangnya.

Anindito menyebut, tes yang sama berlaku untuk siswa vokasi. Adapun dalan SNBT menguji literasi, numerasi, dan tes potensi skloastik (TPS).

"Tes yang diujikan ini memang diperlukan juga bagi vokasi. Kita harapkan pada pembelajaran di SMA dan SMK adalah baik siswa dan guru itu menggunakan proses pembelajaran, apapun materinya itu untuk memahami bacaan, mengasah daya nalar anak-anak kita," tandasnnya.

Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB, Mochamad Ashari memastikan, akan memperketat penyelenggaraan SNPMB untuk mencegah terjadi kecurangan. Dalam seleksi berbasis tes, pihaknya juga menyiapkan beragam soal sehingga tiap peserta mengerjakan soal yang berbeda-beda.

"Kalau ada yang seperti ini (curang) kita serahkan kepada yang berwajib dan terus diusut oleh pihak berwajib. Itu antisipasi yang dilakukan," terangnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.