• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 5G Dorong Kinerja Smartpho...

5G Dorong Kinerja Smartphone Capai Titik Ekstrem

Jumat, 06 Jan 2023, 20:08 WIB

JAKARTA - Poco berjanji akan kembali menghadirkan smartphone dengan performa kuat. Kinerja yang bahkan hingga menyentuh titik ekstrem diperkirakan akan menjadi tren pada teknologi ponsel pintar pada 2023 ini berkat semakin terjangkaunya chipset dan meluasnya jaringan teknologi 5G.

Head of Marketing POCO Indonesia Andi Renreng, memaparkan, kinerja ponsel yang meningkat tidak lepas dari semakin dewasanya industri pendukung, seperti jaringan 5G, mobile gaming dan semakin lekatnya smartphone dengan gaya hidup. "Tren smartphonepada 2023 tidak akan jauh dari kebutuhan performa ekstrem, koneksi ke jaringan 5G, dan penggunaan smartphone yang always-on," ujar dia dalam siaran pers Selasa (3/1).

Ket. Foto: Teknologi 5 G — Sumber: ISTIMEWA

Adanya jaringan 5G membuat ponsel yang mendukung teknologi ini semakin popular. Kemampuan ini semakin dibutuhkan pengguna seiring dengan tumbuhnya jangkauan jaringan 5G di kota-kota di Indonesia. Ditambah dengan semakin terjangkaunya chipset berkemampuan 5G untuk ponsel kelas menengah ke bawah.

Menurut Digitimes Research, pada 2023, pengiriman smartphone 5G diperkirakan tumbuh lebih dari 20 persen dan sebagian besar akan didorong oleh pasar di luar Tiongkok walau pasar negara itu perlahan pulih dari penurunan ekonomi saat ini. Pasar di luar Tiongkok diperkirakan mencapai lebih dari 70 persen pengiriman smartphone 5G global pada 2023.

Kemampuan smartphone untuk menjalankan beban kerja yang berat dengan lancar menjadi hal utama yang diminati pengguna. Contoh mudahnya adalah penggunaan untuk mobile gaming. Esports adalah pendorong pertumbuhan terpenting dalam industri game di Asia, dengan mayoritas gamer Asia aktif bermain atau bersaing dalam game esports.

Laporan Niko Partners menyebutkan, terdapat 290,2 juta mobile gamer aktif dan 90 persen dari mereka memainkan game esports atau bersaing dalam beberapa bentuk esports. Di tahun 2023, total pendapatan dari industri mobile game di Asia diprediksi akan menyentuh angka 5,2 miliar dollar AS.

Pada ini, mobile gaming bukan lagi hanya sebatas sebagai permainan atau olahraga saja, tetapi juga menjadi hiburan yang populer. Pengguna muda kini ingin bisa memainkan mobile game mengikuti panutan mereka di klub-klub esports. "Dan efeknya akan membutuhkan smartphone dengan kemampuan performa ekstrem," ungkapnya.

Pengisian ulang daya baterai juga akan menjadi faktor krusial bagi pengguna dalam memilih smartphone. Opsi pengisian daya yang cepat dan aman pada smartphone kelas unggulan akan semakin merambah ke segmen menengah. "Misalnya saja di beberapa tahun belakangan ini, charger 67 Watt yang sebelumnya hanya ada di kelas flagship, kini sudah ada di kelas mid-high seperti Poco X3 GT.

Ditambah lagi, waktu dan kebutuhan performa ekstrem sebuah ponsel akan semakin meningkat yang berimbas pada semakin besarnya penggunaan daya. Jadi, semakin diperlukannya kekuatan pengisian ulang yang semakin cepat yang pada akhirnya akan semakin memperkuat kemungkinan kekuatan charger yang lebih tinggi lagi di segmen kelas menengah.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.