Waduh Banyak Sekali, Bupati: 3.303 Warga Bangkalan Terdampak Banjir

Selasa, 03 Jan 2023, 00:02 WIB

Bangkalan - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur,Mohni menyatakan, banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah itu pada pergantian Malam Tahun Baru 2023 telah menyebabkan sebanyak 3.303 kepala keluarga terdampak banjir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Blega.

"Data3.303 kepala keluarga terdampak banjir ini, sesuai dengan laporan yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan," katanya di Bangkalan, Senin.

Ia menjelaskan, dari jumlah total keluarga terdampak ini, sebanyak 824 kepala keluarga berada di Kecamatan Arosbaya, sedangkan sebanyak 2.479 kepala keluarga sisanya di Kecamatan Blega, Bangkalan.

Bupati menjelaskan, di Kecamatan Arosbaya, banjir melanda Desa Buduran di dua dusun, yakni Dusun Buduran dan Dusun Ta, anyar.

"Di Dusun Buduran ini ada 81 KK yang rumahnya tergenang banjir, sedangkan di Dusun Ta, Anyar ada 31 KK," katanya.

Sementara di Desa Arosbaya ada enam dusun yang terdampak banjir, yakni Dusun Bunalas sebanyak 200 KK, lalu Dusun Ranggujang sebanyak 131 KK, lalu Dusun Segaran sebanyak 31 KK dan Dusun Mor Lorong sebanyak 25 KK, Dusun Ngantemoran sebanyak 31 KK, lalu Dusun Lebak Utara sebanyak 117 KK

Berikutnya di Desa Plakaran sebanyak 91 KK, lalu Desa Balung sebanyak 76 KK dan Desa Glagga sebanyak 10 KK.

Sedangkan di Kecamatan Arosbaya, banjir menggenangi empat desa, yakni Desa Kajjan, Nyormanis, Karang Panasan, dan Desa Blega dengan jumlah total sebanyak 2.479 KK yang terdampak bencana banjir itu.

"Selain kawasan permukiman, banjir juga menggenangi lahan pertanian total terdampak seluas 58 hektare yang tersebar di Desa Blega, Nyormanis, dan Kajjan. Lahan tambak seluas 200 hektare di Desa Blega, Karang Gayam, dan Panjalinan," katanya.

Selain itu, banjir juga menggenangi area perkantoran di Kecamatan Blega di antaranya kantor kecamatan, kantor korwil bidang pendidikan, puskesmas, serta sejumlah lembaga pendidikan.

"Kami telah menginstruksikan BPBD Pemkab Bangkalan untuk terus melakukan pemantauan dan menggencarkan sosialisasi tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, mengingat berdasarkan prakiraan BMKG bencana masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan," demikian Mohni.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.