Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Agen dan QRIS Akselerasi Inklusi Keuangan di Indonesia Beberapa Tahun Terakhir

📅 Senin, 17 Okt 2022, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Agen dan QRIS Akselerasi Inklusi Keuangan di Indonesia Beberapa Tahun Terakhir Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo dalam SOE International Conference yang dipantau di Jakarta, Senin (17/10).

Jakarta - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo menyebut bank agen dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dia menjelaskan indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat signifikan dari yang hanya di kisaran 50 persen pada 2015, menjadi 83,4 persen pada tahun 2021.

"Saya pikir dua layanan ini (bank agen dan QRIS) adalah kunci dari naiknya inklusi keuangan dari 50 persen (pada 2015) sampai 84 persen pada 2021," kata Tiko dalam SOE International Conference bertajuk "The Role of SOEs in Broadening Financial" yang dipantau di Jakarta, Senin (17/10).

Lebih lanjut, dua layanan yang di inisiasi oleh pemerintah ini telah menciptakan ekosistem yang di dalamnya banyak terdapat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang akhirnya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, dua layanan ini juga telah memudahkan masyarakat Indonesia, yang secara geografis tinggal di negara maritim atau kepulauan. "Kedua layanan ini (bank agen dan QRIS) memudahkan orang di setiap pulau untuk mengakses perbankan secara remote, tanpa harus datang ke kantor cabang," kata Tiko.

Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan pemerintah sedang meningkatkan inklusi keuangan pelaku usaha ultra mikro, yang dari 45 juta pelaku usaha ultra mikro, 30 juta diantaranya belum memiliki akses yang memadai terhadap keuangan.

"Mereka (pelaku usaha ultra mikro) sudah memiliki akun bank atau financial payment, namun, mereka tidak memiliki akses yang memadai ke keuangan," ujar Tiko.

Tidak hanya itu, dalam meningkatkan inklusi keuangan, juga terus dibarengi dengan meningkatkan literasi keuangan dan perlindungan konsumen secara masif. "Masyarakat tidak hanya memiliki kemudahan dalam akses keuangan akan tetapi mendapatkan akses perlindungan, ini sangat penting," ujar Tiko.

Sebagai informasi, indeks inklusi keuangan di Indonesia mencapai 83,6 persen pada 2021, dan beberapa indikator utama yang mendukung pencapaian ini meliputi peningkatan akses keuangan, akselarasi penggunaan jasa keuangan formal, dan membaiknya kualitas jasa keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.