Antisipasi Erupsi, KN Basudewa Diterjunkan Pantau Gunung Anak Krakatau dan untuk Evakuasi Warga
Selasa, 26 Apr 2022, 12:13 WIBBandarlampung - Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menyiagakan KN SAR 224 Basudewa untuk memantau dan melakukan evakuasi bila terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada saat mudik Lebaran 2022.
"Dalam rangka siaga SAR khusus, telah disediakan KN SAR 224 Basudewa, yang akan digunakan sebagai alternatif siaga di Pulau Sebesi atas adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau," ujar Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Lampung Jumaril, saat dihubungi di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan KN Basudewa, selain disiagakan untuk melakukan pemantauan, evakuasi atas aktivitas Gunung Anak Krakatau, juga bertugas untuk mengantisipasi adanya kecelakaan pelayaran pada periode mudik Lebaran 2022.
"Jadi, akan siap di dua titik, yaitu di Bakauheni untuk antisipasi kecelakaan pelayaran dan di Pulau Sebesi untuk pemantauan serta dalam rangka kesiapsiagaan atas aktivitas Gunung Anak Krakatau yang bertepatan dengan periode mudik kali ini," katanya.
Menurutnya, dengan panjang kapal yang mencapai 40 meter, kecepatan maksimal hingga 30 knot, kapasitas penumpang hingga 150 orang dan kekuatan personel anak buah kapal (ABK) sebanyak 16 orang, mumpuni untuk merespons cepat atas adanya keadaan darurat.
"Mengenai peningkatan level Gunung Anak Krakatau diimbau untuk masyarakat, terutama nelayan tidak mendekati radius 5 kilometer dari lokasi untuk mencegah adanya hal yang tidak diinginkan," ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, masyarakat sekitar pesisir juga diimbau untuk selalu menyediakan masker guna mengantisipasi adanya abu vulkanik yang terbawa oleh angin.
"Kalau saat ini masyarakat pesisir diimbau selalu menyediakan masker untuk antisipasi abu vulkanik sekaligus sebagai kesiapsiagaan, kita selalu berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai ini, apalagi saat ini masuk periode mudik Lebaran," katanya.
Sebelumnya Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau warga maupun wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hingga radius lima kilometer dari kawah aktif, peringatan itu diterbitkan mengingat status Gunung Anak Krakatau telah naik dari status waspada level II menjadi siaga level III.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dampak Abu Vulkanik, HBKB Jakarta Diakhiri Lebih Awal dan Petugas Bagikan Masker
-
Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup! Ini Dampaknya bagi Penumpang
-
Makin Menjadi, Kebakaran Bromo Merambat ke 'Negeri di Atas Awan' B29
-
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bertebaran di Jalan Bandar Lampung, Petugas Langsung Turun Tangan!
-
BGN: Mulai Pekan Depan, Ompreng MBG Wajib Cantumkan Batas Waktu Konsumsi
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih
-
Abu Gunung Anak Krakatau Meneror Warga, Bandarlampung Bergerak Buka Layanan Kesehatan
The Batman: Part II Makin Gelap, Amarah dan Darah pada Robert Pattinson - Kostum Baru Arkham Menguat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.