- Home
-
- Luar Negeri
-
- Taliban: Sekolah untuk Per...
Taliban: Sekolah untuk Perempuan di Afghanistan Hanya Akan Dibuka Jika Ada Kondisi Ini
Senin, 28 Mar 2022, 15:31 WIBNEW YORK - Dewan Keamanan PBB mengaku sangat prihatin dengan keputusan penguasa Taliban Afghanistan yang tidak mengizinkan siswi sekolah menengah bersekolah.
Dewan meminta kelompok tersebut agar segera membuka kembali sekolah bagi kaum perempuan.
"Anggota Dewan Keamanan ... kembali menegaskan hak atas pendidikan bagi seluruh warga Afghanistan, termasuk anak-anak perempuan," tulis pernyataan PBB pada Minggu (27/3).
Pekan lalu Taliban mengurungkan pengumuman bahwa sekolah menengah atas (SMA) akan dibuka bagi para siswi. Menurutnya, sekolah hanya akan dibuka setelah ada hukum Islam yang sesuai dengan kondisi tersebut.
Secara tiba-tiba Amerika Serikat membatalkan pertemuan dengan Taliban di Doha, yang akan membahas isu ekonomi utama lantaran keputusan tersebut, kata pejabat AS pada Jumat.
DK PBB meminta Perwakilan Khusus PBB untuk Afghanistan Deborah Lyons agar terlibat dengan pemangku kepentingan dan otoritas Afghanistan terkait mengenai isu tersebut dan kembali melaporkan perkembangannya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Taliban Larang Buku-buku yang Ditulis oleh Penulis Perempuan di Kampus-kampus
-
Pesawat Pengebom Nuklir AS B-52H Dekati Wilayah Udara Arktik Rusia
-
Akses Modal Seret: Realisasi Kredit UMKM Baru 18,61%, Perbankan Dinilai Abaikan Motor Ekonomi Rakyat
-
Plt Bupati: Warga Bekasi Diingatkan Pakai Masker untuk Cegah Wabah Super Flu
-
Polri Lanjutkan Pendampingan Psikososial dan Pemulihan Pascaledakan SMAN 72 Jakarta Utara
-
Lula Gaungkan Reformasi PBB, Dorong Suara Global Selatan Makin Dominan
-
Dunia Mulai Gerak! AS, Eropa, dan Negara Arab Siap Patungan Dana 70 Miliar Dolar untuk Bangun Ulang Gaza
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.