Tak Habis Pikir, Tiongkok Riset Rahim Buatan dengan Robot Perawat Janin

Sabtu, 05 Feb 2022, 17:00 WIB

Hal Iini mungkin terdengar gila dan serasa seperti khayalan fiksi ilmiah belaka. Namun para ilmuwan menjelaskan bahwa ide ini mencoba meningkatkan metode perkembangan janin dalam rahim buatan. Teknologi yang ada saat ini, membutuhkan petugas manusia untuk terus memantau dan mendokumentasikan karakteristiknya.

Dalam melakukan kegiatan tersebut, para peneliti mengembangkan perangkat kultur embrio jangka panjang. Perangkat ini melibatkan sistem wadah cairan yang kompleks, tempat embrio berkembang, dibantu oleh serangkaian pengontrol cairan dan dilengkapi dengan oksigen.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Namun demikian, perangkat optik yang mampu memperbesar embrio dan memantaunya dengan detail yang mengesankan, yang memberikan informasi pertumbuhan penting kepada pengasuh AI. Berdasarkan informasi ini, AI bahkan dapat menentukan peringkat embrio pada kesehatan dan potensi secara keseluruhan, jika para peneliti menginginkannya.

Perlu diketahui, catatan bahwa pengembangan teknologi saat ini dapat dilakukan hanya pada tikus. Tidak ada jaminan bahwa alat ini bisa dianalogikan dengan manusia. Hukum internasional pun saat ini melarang eksperimen semacam itu. Hasilnya, mesin tersebut saat ini sedang dioptimalkan menggunakan embrio hewan.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Zulfikar Ali Husen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.